Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Agustus 2026 | 23.24 WIB

Musnahkan 1,3 Ton Ketamin di Batam, TNI AL Ungkap Hasil Operasi sejak 2025-2026

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali memusnahkan 1,3 ton ketamin di Batam,Kepri, pada Rabu (12/8)., (TNI AL) - Image

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali memusnahkan 1,3 ton ketamin di Batam,Kepri, pada Rabu (12/8)., (TNI AL)

JawaPos.com - TNI AL memusnahkan barang bukti narkoba jenis ketamin sebanyak 1,3 ton di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), pada Rabu (12/8). Angkatan Laut juga mengungkap hasil operasi pada 2025-2026.

Barang bukti sebanyak itu diperoleh KRI Kerambit-627 yang bergerak sebagai unsur TNI AL saat menggagalkan upaya penyelundupan narkoba dari Selat Thailand melalui perairan Indonesia pada 6 Agustus lalu. 

Berdasar data dari TNI AL, narkoba sebanyak itu berhasil digagalkan berkat kerja sama, Polri, Bea Cukai, BNN, dan BIN. Bersama-sama mereka mendeteksi upaya penyelundupan barang haram itu dan menggagalkannya.

”KRI Kerambit-627 mendeteksi MV. King Sun memasuki wilayah yurisdiksi Indonesia di Perairan Utara Tanjung Berakit, Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Selanjutnya dilaksanakan shadowing serta pemeriksaan kapal oleh tim VBSS KRI Kerambit-627,” kata Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali. 

Oleh kapal perang TNI AL tersebut, MV. King Sun kemudian dikawal untuk sandar di dermaga Kodaeral IV dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan melibatkan unsur TNI AL, Bea Cukai, BNN, BIN, dan Polri. 

Dari pemeriksaan tersebut, tim gabungan menemukan 65 karung mencurigakan yang disembunyikan di bawah lantai. Karung itu berisi ketamin dengan berat total mencapai 1,3 ton.

”Melalui pemeriksaan dan investigasi yang diperkuat dengan digital forensik serta peralatan khusus milik Bea Cukai, 65 karung tersebut dipastikan berisi ketamine dengan estimasi berat 1,3 ton. barang bukti tersebut diperkirakan memiliki nilai ekonomis sekitar Rp. 2,6 hingga 4,5 triliun,” jelas Ali.

Menurut orang nomor satu di TNI AL tersebut, pengungkapan kasus itu bukan hanya menggagalkan penyelundupan narkoba, melainkan turut menyelamatkan 13 juta jiwa dari potensi paparan narkoba.

Lebih lanjut, Ali menyatakan bahwa sejak 2025-2026 pihaknya sudah berhasil menggagalkan penyelundupan sebanyak 5,3 ton narkoba dan 849,74 ton sumber daya alam pertambangan. Bila diakumulasikan nilainya ditaksir mencapai Rp 30,3 triliun.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore