Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Agustus 2026 | 15.38 WIB

Prajurit TNI Dikerahkan Bantu Petani, Mentan Amran: Mereka Tak Diberi Honor

Mentan Andi Amran Sulaiman saat Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Koperasi Desa Merah Putih yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta, Selasa (28/7). (Istimewa) - Image

Mentan Andi Amran Sulaiman saat Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Koperasi Desa Merah Putih yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta, Selasa (28/7). (Istimewa)

JawaPos.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjelaskan alasan prajurit TNI banyak membantu petani dalam urusan pangan. salah satunya adalah efisiensi biaya. 

Amran menegaskan bahwa keterlibatan prajurit TNI membantu petani untuk memperkuat produksi pangan adalah bentuk pengabdian untuk membantu petani.

Terutama dalam menghadapi kondisi El Niño ekstrem yang membutuhkan respons cepat di lapangan.

Prajurit TNI yang membantu kegiatan pertanian tidak memperoleh tambahan honor atas pekerjaan yang dilakukan di luar tugas rutinnya.

Mereka tetap menerima gaji sebagai anggota TNI, sementara berbagai aktivitas membantu petani, seperti mendorong traktor, mengolah lahan hingga mengangkat dan memasang pompa, dilakukan sebagai bentuk pengabdian.

“Ini selalu ditanyakan mahasiswa, wartawan, dan ditanyakan juga di Komisi IV. Inilah membantu siang malam. Jadi tidak ada tambahan honor, membantu mendorong traktor, mengolah lahan, mengangkat pompa, itu tidak ada,” ujar Amran, Rabu (12/8). 

Amran menegaskan, tidak ada tambahan pembayaran bagi prajurit yang bekerja pada Sabtu, Minggu, hari libur, maupun pada waktu malam untuk membantu percepatan pekerjaan pertanian di lapangan.

“Jadi gajinya ada, tapi gaji TNI-nya. Tapi untuk kerja Sabtu, Minggu, hari libur, siang malam, memasang pompa, itu tidak ada. Tidak ada, tidak diberikan gaji,” tegasnya.

Menurut Amran, dukungan TNI dibutuhkan karena pemerintah tengah menghadapi tantangan besar dalam menjaga produksi pangan, khususnya memasuki kondisi El Nino ekstrem.

Dalam situasi tersebut, kebutuhan terhadap dukungan tenaga di lapangan meningkat, terutama untuk mempercepat pengolahan lahan dan penanganan irigasi dengan pompa.

Editor: Bayu Putra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore