
Menhub Dudy Purwagandhi (kanan) dan Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menjadi penumpang pertama proses uji coba operasional KRL, Rabu (29/4). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah menjajaki potensi investasi dari dalam negeri dan luar negeri, termasuk Rusia dan China untuk pembangunan jaringan rel kereta api Trans-Kalimantan.
Langkah itu merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT KAI untuk segera membangun dan mengembangkan jaringan rel kereta api di Sumatra (Trans-Sumatra) dan Kalimantan (Trans-Kalimantan).
"Kami sudah berkoordinasi dengan KAI yang sudah menyiapkan roadmap-nya. Untuk Trans-Sumatra sebagian memang sudah tersedia tinggal disambung-sambungkan, kalau Trans-Kalimantan memang kita harus mulai," kata Menhub Dudy Purwagandhi menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (6/8) malam.
Dudy mengatakan dua negara yang diyakini berpotensi berinvestasi dalam pembangunan jaringan rel kereta api di Kalimantan ialah Rusia dan Tiongkok.
"Kami sudah jajaki dalam negeri maupun dengan luar negeri, di antaranya Rusia dan Tiongkok," sambung dia.
Dudy mengaku belum dapat memastikan proyek pembangunan yang mana yang akan berjalan lebih duluan karena tergantung pada penilaian investor.
"Tergantung investor tentunya mana yang menurut mereka lebih visible ya untuk mereka garap. Saya lihat sepertinya kalau Sumatra logistiknya KAI yang lebih berminat untuk mengembangkannya, kalau di Kalimantan sepertinya dari China sama Rusia yang lebih berminat," ujar Dudy.
Sejauh ini, kata dia, komunikasi kepada investor dari luar negeri itu telah dilakukan.
"Komunikasi sudah, mereka sedang mencoba untuk menghitung, kemudian nanti menyampaikan proposal ke kami," kata Dudy.
Dalam acara peresmian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Jawa Tengah bulan lalu, Presiden Prabowo memerintahkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Kementerian Perhubungan menggarap pembangunan jalur kereta Trans-Sumatra serta melanjutkannya dengan proyek Trans-Kalimantan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
