Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Agustus 2026 | 13.24 WIB

Resmi Jadi BLU, 3 Taman Nasional Bisa Kelola Penghasilan dan Keuangan Sendiri

Ilustrasi Ranu Kumbolo di kawasan Gunung Semeru. (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi Ranu Kumbolo di kawasan Gunung Semeru. (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional memastikan bahwa 3 taman nasional di Indonesia saat ini sudah resmi menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Sehingga penghasilan dan keuangan dari setiap taman nasional tersebut dapat dikelola untuk berbagai kebutuhan, termasuk perbaikan dan pengembangan.

Berdasar data yang diperoleh awak media pada Kamis (6/8), ketiga taman nasional yang kini sudah berstatus BLU yaitu Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT), Taman Nasional Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat (NTB), serta Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur (Jatim).

Menurut Ketua Satgas Inovasi Pembiayaan Taman Nasional Hashim Djojohadikusumo, satgas dibentuk untuk mencari terobosan pembiayaan bagi 57 taman nasional di Indonesia.

Dia menekankan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan pengelolaan seluruh taman nasional diperkuat melalui skema pendanaan yang inovatif dan berkelanjutan. ”Presiden punya ide kalau bisa seluruh 57 taman nasional kita cari cara-cara khusus, inovatif untuk membiayai,” ujar Hashim Djojohadikusumo.

Hashim menyampaikan, tugas melindungi alam, menyejahterakan masyarakat, dan membangun masa depan Indonesia adalah satu kesatuan. Karena itu, inovasi pembiayaan dibutuhkan agar upaya konservasi dapat berlangsung secara berkelanjutan.

”Serta memberikan manfaat yang nyata dan berkeadilan bagi masyarakat sekitar kawasan,” kata Hashim Djojohadikusumo.

Menambahkan keterangan Hashim, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni yang juga wakil ketua bidang regulasi dalam satgas tersebut menyampaikan, pembentukan BLU memungkinkan pendapatan yang dihasilkan dari masing-masing taman nasional dapat dimanfaatkan kembali untuk kawasan tersebut.

Selama ini, Raja Juli menjelaskan, penerimaan dari tiket masuk wisata tercatat sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan langsung masuk ke kas negara, sehingga belum tentu seluruhnya kembali untuk mendukung pengelolaan kawasan konservasi.

”Dengan BLU ini, apa yang didapatkan di Komodo, Rinjani, dan Bromo Tengger Semeru itu bisa balik lagi kepada alam. Untuk memperbaiki sarana prasarana, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, konservasi, dan lain sebagainya,” terang Raja Juli Antoni.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore