
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Thoriq Majiddanor.
JawaPos.com - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Thoriq Majiddanor, mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, khususnya Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika oleh seorang pilot berkewarganegaraan Malaysia. Keberhasilan tersebut dinilai menunjukkan pengawasan di pintu masuk Indonesia tetap berjalan ketat tanpa memandang status maupun profesi pelaku.
Kasus tersebut terungkap setelah petugas Bea Cukai mendeteksi barang bawaan mencurigakan milik pilot maskapai Malaysia yang baru tiba dari Kuala Lumpur. Hasil pemeriksaan menemukan lebih dari 70 ribu butir ekstasi dengan berat sekitar 26 kilogram serta sejumlah narkotika jenis metamfetamin atau sabu.
Pelaku kemudian diserahkan kepada penyidik Bareskrim Polri untuk menjalani proses hukum. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku juga diduga telah beberapa kali terlibat dalam penyelundupan narkotika lintas negara.
Thoriq Majiddanor, yang akrab disapa Jiddan, menilai pengungkapan tersebut menjadi capaian penting dalam upaya menjaga kedaulatan negara dari ancaman peredaran gelap narkotika. Menurutnya, jaringan narkotika internasional kini semakin terorganisasi dan terus mencari berbagai celah untuk menyelundupkan barang terlarang ke Indonesia.
“Pengungkapan tersebut menjadi bukti bahwa sistem pengawasan kepabeanan di pintu masuk negara tetap berjalan secara profesional tanpa membedakan status maupun profesi pelaku,” ungkap Jiddan dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).
Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta yang dinilai mampu bekerja secara profesional, teliti, dan berintegritas dalam menggagalkan upaya penyelundupan tersebut.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, khususnya Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, yang telah menunjukkan profesionalisme, ketelitian, dan integritas dalam menggagalkan penyelundupan narkotika,” ungkap Jiddan.
Legislator NasDem dari Daerah Pemilihan Jawa Timur X yang meliputi Gresik dan Lamongan itu juga mengapresiasi kepemimpinan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama. Selain itu, ia menilai dukungan Kepala Otoritas Bandara Soekarno-Hatta Putu Eka Cahyadi turut memperkuat sistem pengawasan di salah satu pintu gerbang utama Indonesia.
“Keberhasilan ini membuktikan bahwa pengawasan di pintu masuk Indonesia berjalan efektif serta tidak memberikan ruang bagi siapa pun yang mencoba memanfaatkan jalur internasional untuk melakukan tindak pidana,” tukas Jiddan.
Menurutnya, kasus tersebut menjadi pengingat bahwa sindikat narkotika internasional terus mengembangkan berbagai modus operandi. Bahkan, jaringan tersebut tidak segan memanfaatkan profesi yang selama ini memiliki akses khusus dalam operasional penerbangan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
