Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Juli 2026 | 20.30 WIB

Imigrasi Tak Abaikan Keamanan Negara dengan Kemudahan yang Ditawarkan

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko (kedua dari kanan) memaparkan arah kebijakan imigrasi dalam diskusi publik bertajuk "Menguji Wacana Perluasan Bebas Visa: Pelung atau Ancaman" yang digelar di Aula Nusantara Universitas Pancasila, Rabu (29/07/2026). (ANTARA/Humas Ditjen Imigrasi) - Image

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko (kedua dari kanan) memaparkan arah kebijakan imigrasi dalam diskusi publik bertajuk "Menguji Wacana Perluasan Bebas Visa: Pelung atau Ancaman" yang digelar di Aula Nusantara Universitas Pancasila, Rabu (29/07/2026). (ANTARA/Humas Ditjen Imigrasi)

JawaPos.com - Peningkatan investasi dan kunjungan wisatawan asing terus menjadi target pemerintah melalui berbagai kebijakan keimigrasian.

Di balik peluang tersebut, pemerintah juga dituntut menjaga keseimbangan antara kemudahan layanan dan pengawasan agar kepentingan nasional tetap terlindungi.

"Investor yang datang dengan itikad baik, mematuhi aturan, dan berkontribusi terhadap pembangunan tentu akan kami layani dengan sebaik-baiknya," kata Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) Hendarsam Marantoko

Hal itu diungkapkannya dalam diskusi publik bertajuk Menguji Wacana Perluasan Bebas Visa: Peluang atau Ancaman? di Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Jakarta 

Hendarsam mengungkapkan, program Golden Visa hingga kini telah berhasil menarik komitmen investasi sekitar Rp52,1 triliun. Menurut dia, angka tersebut menunjukkan Indonesia masih menjadi salah satu tujuan investasi yang diminati pelaku usaha global.

"Imigrasi membuka pintu bagi investor yang memberikan manfaat bagi Indonesia. Tugas kami memastikan investasi yang masuk berkualitas dan berdampak positif bagi negara," ujarnya.

Ia menjelaskan, Ditjen Imigrasi menjalankan fungsi sebagai fasilitator pembangunan melalui penyediaan layanan keimigrasian yang mendukung investor, pelaku usaha, hingga sektor pariwisata.

Untuk itu, koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk instansi yang menangani investasi, terus dilakukan agar pelayanan berjalan lebih efektif.

Hendarsam mengatakan kemudahan yang diberikan kepada investor tetap disertai penerapan prinsip selective policy. Warga negara asing yang memperoleh fasilitas keimigrasian harus memiliki rekam jejak yang baik, menghormati hukum Indonesia, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore