
Menteri PU Dody Hanggodo saat konferensi pers. (Istimewa)
Dody Hanggodo mengatakan, setiap laporan yang masuk melalui sistem whistleblowing langsung ditindaklanjuti oleh Inspektorat Jenderal Kementerian PU melalui proses verifikasi sebelum diputuskan untuk diteruskan ke tahap berikutnya.
"Ada whistleblowing. Saya suruh cek. Yang ngecek tentu Inspektorat Jenderal," kata Dody dalam podcast Akbar Faizal Uncensored, dikutip di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Menurut Dody, tidak semua laporan otomatis diproses. Inspektorat Jenderal terlebih dahulu memastikan adanya bukti permulaan yang cukup sebelum suatu perkara diteruskan.
"Kalau memang sudah ada bukti awalnya kita teruskan. Kalau enggak ada bukti awalnya ya enggak kita teruskan, buat apa buang-buang waktu," tuturnya dikutip RM.id (Jawa Pos Group).
Ia menjelaskan, laporan yang diterima melalui mekanisme whistleblowing tidak hanya berkaitan dengan dugaan penyimpangan anggaran, tetapi juga pelanggaran disiplin maupun etik pegawai.
"Ada macam-macam. Yang lain-lain, absensi, judi online," ungkapnya.
Dody mengungkapkan, salah satu laporan yang telah diverifikasi Inspektorat Jenderal berkembang menjadi dugaan tindak pidana dan kini ditangani oleh Kejaksaan Tinggi.
Ia juga mengakui bahwa kondisi internal Kementerian PU masih menghadapi berbagai persoalan yang memerlukan pembenahan menyeluruh.
"Sangat serius, sangat-sangat serius. Makanya kemudian saya harus sering gonta-ganti orang," tegasnya.
Meski demikian, Dody menegaskan, fokus utamanya adalah memperkuat kelembagaan Kementerian PU melalui perbaikan tata kelola, bukan semata-mata pada individu.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
