
Pendiri Haidar Alwi Institute, Haidar Alwi. (Istimewa)
JawaPos.com - Langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui Panglima TNI beserta jajaran dan Jaksa Agung pada Senin (13/7) dinilai sebagai upaya menjaga stabilitas di tengah penanganan kasus yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Penilaian tersebut disampaikan Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R. Haidar Alwi. Menurutnya, rangkaian pertemuan itu menunjukkan adanya upaya untuk menjaga koordinasi antarlembaga agar proses hukum tidak berkembang menjadi polemik mengenai hubungan antarinstansi.
"Kapolri memilih menjaga agar keberhasilan penegakan hukum tersebut tidak berubah menjadi perang terbuka antarinstitusi negara," kata Haidar dalam keterangannya, Selasa (14/7).
Ia menilai, kunjungan Kapolri ke Mabes TNI juga dimaksudkan untuk meredam anggapan adanya pertentangan antara Polri dan TNI seiring bergulirnya perkara Febrie dan kasus korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya juga ditangani Kejagung.
"Polri tidak sedang berperang dengan TNI. Proses hukum terhadap seseorang tidak boleh dipelintir menjadi permusuhan antara polisi dan tentara. Kepentingan negara harus ditempatkan lebih tinggi daripada solidaritas personal, hubungan kelompok, ataupun sentimen korps," tutur Haidar.
Selain itu, Haidar menilai pertemuan dengan Jaksa Agung memperlihatkan bahwa penanganan perkara terhadap individu tidak seharusnya dipandang sebagai persoalan yang melibatkan institusi Kejaksaan secara keseluruhan.
"Polri tidak menyerang Korps Adhyaksa. Polri justru membantu membersihkan penegakan hukum dari dugaan penyimpangan yang dikaitkan dengan individu di dalamnya," katanya.
Menurut Haidar, keputusan menyerahkan penanganan perkara kepada Kejaksaan Agung juga menunjukkan adanya koordinasi antarlembaga dalam kelanjutan proses hukum.
"Kapolri memilih jalur berbeda dengan mempercepat penanganan, menjaga stabilitas, serta membuka koordinasi dengan Kejaksaan Agung sebagai pihak yang akan melanjutkan penyidikan," ucapnya.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
