
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan rapat pencegahan karhutla bersama jajaran Ditjen Gakkum Kemenhut di Kantor Kemenhut, Jakarta, Selasa (14/7).
JawaPos.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan komitmen mereka dalam menekan angka kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah pencegahan serta pembenahan tata kelola penanganan di lapangan diperkuat menyusul prakiraan musim kemarau lebih awal dan panjang.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyatakan bahwa berbagai langkah antisipatif harus disiapkan sejak dini. Fokus pemerintah bukan hanya penanganan saat kebakaran terjadi, tapi juga pencegahan untuk mengurangi kejadian secara signifikan.
“Hal-hal apa yang kita lakukan secara konkret agar kebakaran hutan dan lahan pada tahun ini dan tahun depan bisa kita kendalikan dengan lebih baik, angkanya lebih turun,” kata Raja Juli Antoni dalam rapat bersama jajaran Ditjen Gakkum Kemenhut di Kantor Kemenhut, Jakarta, Selasa (14/7).
"Idealnya kalau bisa zero karhutla mungkin itu sangat ideal, tapi paling tidak angkanya bisa kita tekan semaksimum mungkin," sambungnya.
Dalam mendukung target itu, Kemenhut akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai instrumen pengendalian karhutla.
Evaluasi mencakup kebutuhan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pemantauan tinggi muka air tanah (TMAT) di kawasan rawan, dan kesiapan personel serta sarana dan prasarana lapangan.
Selain aspek teknis, Kemenhut juga mendorong pembenahan sistem pengendalian karhutla secara menyeluruh. Perbaikan diarahkan pada perubahan mendasar, termasuk penyempurnaan regulasi dan tata kelola agar pencegahan berjalan konsisten dan berkelanjutan.
“Yang saya inginkan adalah perbaikan struktural, jadi bukan hanya kasus. Ada regulasi apa yang perlu diperbaiki, harus apa yang kita lakukan sehingga sifatnya berubah struktural dan long term, sehingga ada sesuatu yang lebih ajeg untuk teman-teman bergerak memperbaiki,” pungkasnya.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
