
Chairman Gobel Group Rachmat Gobel semasa hidup. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kepulangan Rachmat Gobel ke pangkuan yang kuasa pada Jumat (10/7) menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang tokoh yang selama puluhan tahun menempatkan dirinya di persimpangan dunia usaha, pemerintahan, dan politik.
Lahir di Gorontalo pada 3 September 1962, Rachmat merupakan putra kelima pasangan Thayeb Mohammad Gobel dan Annie Nento Gobel. Sejak kecil, ia telah dipersiapkan untuk melanjutkan kepemimpinan Gobel Group, perusahaan yang dirintis sang ayah sebagai pelopor industri elektronik nasional.
Namun, untuk menjadi calon pemimpin Gobel Group sejak kecil dia dididik menjadi pewaris dan pemimpin perusahaan Kelompok Usaha Gobel yang didirikan dan dipimpin orangtuanya. Berbagai posisi di perusahaan pun dijalaninya, dari tukang sapu pabrik saat masih di bangku SMP, hingga posisi manajerial.
Kemampuan akademisinya teruji ketika dalam usia 24 tahun, Rachmad sudah meraih gelar sarjana jurusan Perdagangan Internasional di Chuo University, Tokyo, Jepang. Setelah lulus, dia praktik kerja di Matsushita Group, dekat Kota Osaka, Jepang.
Pada tahun 1989, saat usianya menginjak 27 tahun, Rachmad kembali ke Jakarta untuk bergabung dengan Kelompok Usaha Gobel. Dia menjadi Asisten Presiden Direktur di PT National Gobel yang sekarang bernama PT Panasonic Manufacturing Indonesia.
Pendidikan keras dari keluarga membentuk karakter kuat dan perhatian terhadap tenaga kerja khususnya pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Menurut Rachmad salah satu rahasia sukses bisnisnya adalah membangun kualitas SDM, bukan produk. Dia yakin, kualitas produk akan meningkat seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Filosofi yang paling sering dikutip darinya adalah, "Kita harus memanusiakan manusia." Prinsip itu tidak hanya diterapkan dalam mengelola perusahaan, tetapi juga menjadi pijakan ketika ia memasuki dunia pelayanan publik.
Pada bidang politik Rachmat telah mencapai dua puncak posisi politik. Pertama di eksekutif ketika Presiden Jokowi mempercayainya sebagai Menteri Perdagangan, dan kini menjadi Wakil Ketua DPR RI dari Partai NasDem.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022