
Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo. (Polri)
JawaPos.com - Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo menilai bahwa mewujudkan keselamatan lalu lintas membutuhkan kolaborasi semua pihak. Apalagi budaya tertib berlalu lintas saat ini masih cukup rendah.
Wibowo mengatakan, program keselamatan lalu lintas tidak bisa dibebankan kepada satu institusi. Para pemangku kepentingan, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, hingga masyarakat perlu dilibatkan.
"Tidak ada keberhasilan lalu lintas itu karena satu orang, satu kementerian, atau satu instansi. Keberhasilan itu karena semua kementerian, semua stakeholder terkait, pemerintah daerah, termasuk masyarakat itu sendiri. Semua karena kita," kata Wibowo, Rabu (8/7).
Dia menyampaikan, tantangan lalu lintas ke depan akan semakin kompleks. Indonesia diproyeksikan memasuki bonus demografi hingga 2045 dengan jumlah penduduk usia produktif yang terus meningkat.
Polri mencatat pertumbuhan kendaraan bermotor mencapai rata-rata 5-6 persen setiap tahun. Pertumbuhan ini tidak diimbangi dengan penambahan infrastruktur jalan.
Kondisi semakin diperparah oleh budaya tertib lalu lintas masyarakat yang dinilai masih rendah. Terutama pelanggaran oleh pengendara sepeda motor berupa lawan arus.
"Budaya tertib lalu lintas masyarakat kita juga masih sangat kurang. Yang paling terlihat dan menjadi keluh kesah masyarakat adalah lawan arus," imbuhnya.
Selain itu, perkembangan teknologi dan tingginya mobilitas masyarakat juga menuntut pelayanan lalu lintas yang semakin efektif, efisien, mudah diakses, dan tetap menjamin keamanan bagi pengguna jalan.
Di hadapan jajaran Korlantas Polri dan para stakeholder, Irjen Wibowo juga menyampaikan apresiasi kepada pendahulunya, Kakorlantas Polri periode 2025-2026 Irjen Pol Agus Suryonugroho. Menurutnya, berbagai program dan capaian yang telah dibangun menjadi fondasi penting untuk menghadapi tantangan lalu lintas ke depan.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
