Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Juli 2026 | 06.30 WIB

Ramai jadi Sorotan Publik Karena Persepsikan Polri Korup, Burhanuddin Muhtadi Jelaskan Kelemahan Metode Survei IndexMundi

Burhanuddin Muhtadi - Executive Director of Indikator Politik Indonesia - Image

Burhanuddin Muhtadi - Executive Director of Indikator Politik Indonesia

JawaPos.com - Baru-baru ini hasil survei IndexMundi Global Surveys ramai menjadi perhatian publik di Indonesia. Sebagai akademisi yang sudah makan asam garam dalam urusan survei, Burhanuddin Muhtadi ikut buka suara. Dia menjelaskan kelemahan metode survei tersebut.

Menurut Burhanuddin, survei tidak ditujukan pada objek yang dinilai. Dia menegaskan bahwa kualitas metodologi yang digunakan adalah hal krusial. Pendiri yang juga peneliti utama Indikator Politik Indonesia itu menekankan, hasil survei wajib ditopang metode penelitian yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Belakangan, IndexMundi merilis hasil survei atas persepsi terhadap lembaga kepolisian di berbagai belahan dunia. Polri menjadi salah satu institusi kepolisian yang dipersepsikan paling korup di kawasan Asia Tenggara. Hasil survei itu yang kemudian disoroti oleh Burhanuddin. Utamanya basis online yang dipakai.

"Kelemahan utama metodologi IndexMundi Global Surveys terletak pada penggunaan survei online terbuka tanpa kontrol sampel yang ketat," ucap Burhanuddin dalam keterangan resmi pada Selasa malam (7/7).

Burhanuddin menjelaskan bahwa mekanisme pengumpulan data melalui survei daring terbuka tidak mampu menggambarkan kondisi populasi secara menyeluruh. Data yang terkumpul hanya mencerminkan pandangan dari sebagian pengguna internet yang memilih untuk berpartisipasi. Sehingga hasil survei bersifat subjektif.

"Bukan data statistik empiris yang terverifikasi secara ilmiah," lanjut guru besar ilmu politik UIN Syarif Hidayatullah tersebut.

Dalam Survei IndexMundi, Burhanuddin menyebut, persoalan paling dasar adalah munculnya bias sampel atau sampling bias. Itu terjadi lantaran responden berasal dari individu yang memiliki akses internet, memahami teknologi, dan menguasai bahasa yang digunakan dalam platform survei.

Alhasil, sampel tidak dipilih melalui metode acak murni atau random sampling yang lazim digunakan dalam berbagai survei ilmiah.  Persoalan itu membuat hasil survei IndexMundi tidak merepresentasikan komposisi demografi suatu negara berdasar usia, jenis kelamin, tingkat pendapatan, dan wilayah.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore