
Sinkhole yang muncul di Jorong Tepi, Lima Puluh Kota, Sumbar kini tampak berwarna kebiruan. (Istimewa)
JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi mengungkapkan dua opsi penanganan fenomena sinkhole atau lubang runtuhan yang terjadi di Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.
Opsi tersebut sebagaimana disampaikan dalam Hasil Kaji Cepat Fenomena Sinkhole di Nagari Situjuah Batua selama tiga hari pada tanggal 9 sampai dengan 11 Januari 2026.
Dalam kajian tersebut, Badan Geologi menjelaskan opsi pertama adalah membiarkan lubang runtuhan tetap terbuka dan berkembang secara alami.
"Penanganan Sinkhole Situjuah ada 2 opsi pilihan. Pilihan pertama, dibiarkan terbuka atau dibiarkan melebar alami," bunyi hasil kaji cepat Badan Geologi, dikutip Senin (26/1).
Dalam opsi tersebut, lubang runtuhan tidak tertutup. Namun, perlu hitung kestabilan lubang dan tentukan radius aman secara detail dan terukur.
Kemudian, biarkan udara mengali keluar melalui saluran drainase dan jangan biarkan udara meresap kembali ke tanah sekitar lubang pembuangan.
"Alirkan air ke bagian stabil seperti sungai di hilir atau manfaatkan untuk kebutuhan air baku warga dengan catatan dikaji rinci kelayakan airnya," lanjut hasil kajian itu.
Sementara itu, untuk opsi kedua, sinkhole situjuah batua bisa dicegar agar tidak melebar. Namun perlu dilakukan perhitungan teknis terkait kestabilan dinding sinkhole serta penentuan radius aman secara detail dan terukur.
Selain itu, aliran udara dari dalam lubang perlu dibiarkan keluar melalui saluran drainase dan tidak boleh kembali meresap ke tanah di sekitar lubang pembuangan.
Air yang mengalir ke sinkhole juga diarahkan ke bagian yang lebih stabil, seperti sungai di hilir, atau dapat dimanfaatkan sebagai air baku bagi masyarakat dengan catatan harus melalui kajian kelayakan kualitas air secara rinci.
"Hitung dan rencanakan jumlah air yang boleh lewat sungai bawah tanah agar tidak mengganggu kestabilan di hulu dan hilir sinkhole," tutupnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
