
Pimpinan DPR RI usai menerima audiensi perwakilan mahasiswa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Trisakti, Dhenni Ribowo, mengingatkan pemerintah untuk tidak mengusik perut rakyat, dengan menghadirkan kebijakan yang tidak mementingkan kemaslahatan rakyat. Ia menegaskan, DPR harus bisa menjadi lembaga pengawas atas setiap kebijakan pemerintah pusat.
Pernyataan itu disampaikan Dhenni dihadapan para Pimpinan DPR RI di antaranya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa, usai melakukan audiensi di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6).
"Pemerintah khususnya mungkin dari Dewan Perwakilan Rakyat bisa menjadi penyambung lidah kami untuk menyampaikan bahwasanya, ya isu perut itu jangan dicoba-coba kepada masyarakat. Karena kalau masyarakat nanti sudah lapar, eh emosi, pasti pemerintah yang akan jadi tuntutan pertama kami," kata Dhenni Ribowo dihadapan pimpinan DPR.
Baca Juga:6 Zodiak yang Diprediksi Menuntaskan Masalah Hidup dan Mewujudkan Harapan Besar pada Juni 2026
Ia mengimbau agar pemerintah dapat menjaga stabilitas ekonomi, baik itu kebijakan fiskal, moneter, serta kestabilan harga-harga bahan pokok dan juga BBM.
Ia menyebut, saat melakukan audiensi pimpinan DPR turut melakukan sambungan telepon dengan jajaran eksekutif. Hal itu diharapkan dapat didengar langsung oleh pihak pemerintah.
"Tadi kita sampaikan beberapa komitmen dari pihak eksekutif tadi, ditelepon langsung oleh jajaran pimpinan Dewan yang harapannya bisa kita tunggu janjinya beberapa waktu ke depan untuk bisa kita tuai hasilnya," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, menyatakan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti aspirasi mahasiswa kepada pemerintah. Bahkan, pimpinan DPR saat audiensi langsung menelepon Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang.
"Tadi pada waktu komunikasi langsung dengan Kepala MBG, Bu Nanik, dan dalam sisa waktu itu ada penghematan terkait dengan tata kelola MPG ini sekitar Rp 70 triliun-an, apa dari hasil penyisiran terhadap program-program MPG yang tidak efisien dan lain sebagainya," pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
