
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menyampaikan keterangan kepada awak media pada Jumat (19/6). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Frans Antoni punya peran vital dalam jaringan peredaran narkoba yang dikendalikan oleh gembong Fredy Pratama dari Thailand.
Sejak 2017-2023, Frans Antoni tercatat bolak-balik Indonesia-Thailand sebanyak 168 kali. Dalam setiap perjalanannya, Frans Antoni mengangkut uang Fredy Pratama dari penjualan narkoba di Indonesia dengan nilai minimal Rp 1 miliar.
Atas keterlibatannya dalam pergerakan Fredy Pratama, Frans Antoni dijadikan buronan atau masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Bareskrim Polri sejak 2023.
Pelariannya berakhir di Malaysia pada Kamis (18/6). Dia ditangkap setelah berusaha masuk Malaysia secara ilegal. Dia kemudian dibawa ke Indonesia pada Jumat sore (19/6).
”Dalam mengelola keuangan, Frans Antoni membantu Fredy Pratama dengan modus-modus,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso kepada awak media.
Beberapa modus yang dilakukan oleh salah satu orang dekat Fredy Pratama itu pun dibeber oleh Eko. Diantaranya mengendalikan perputaran uang lewat money changer ilegal sindikat internasional yang berada di Malaysia, Thailand, dan Indonesia.
Frans Antoni disebut kerap menukarkan uang hasil menjual narkoba dengan pecahan SGD 1.000 di sejumlah money changer.
Uang tersebut kemudian dibawa oleh Frans Antoni. Selain uang tunai, mereka kerap menggunakan cryptocurrency agar aliran uang sulit dideteksi oleh petugas.
Uang-uang tunai yang sudah ditukarkan oleh Frans Antoni lantas dibawa dari Indonesia ke Thailand. Dalam kurun waktu selama 7 tahun sejak 2017-2023, Frans Antoni bepergian sebanyak 2-3 kali per bulan.
”Total frekuensi pengangkutan (uang hasil kejahatan narkoba) mencapai sekitar 169 kali selama periode tersebut, dengan nilai minimal setiap kali pengangkutan adalah Rp 1 miliar,” terang Eko.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
