Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Juni 2026 | 21.59 WIB

DPR Ingatkan Mahasiswa yang Diajak Gibran Keliling Indonesia Timur untuk Tetap Kritis tapi Santun

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengajak lima mahasiswa dalam kunjungan kerja ke wilayah Indonesia Timur, pada Kamis (18/6). - Image

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengajak lima mahasiswa dalam kunjungan kerja ke wilayah Indonesia Timur, pada Kamis (18/6).

JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian, mengingatkan mahasiswa yang terlibat dalam kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka agar tetap menjaga sikap kritis terhadap berbagai program pemerintah. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam agenda kenegaraan tidak boleh mengurangi independensi mereka sebagai kelompok intelektual.

Lalu menegaskan, dirinya tidak mempermasalahkan kehadiran mahasiswa dalam kunjungan kerja tersebut. Namun, ia menilai daya kritis mahasiswa harus tetap dipertahankan sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah.

"Sikap kritis mahasiswa tidak boleh dihentikan, itu menurut kami. Artinya mahasiswa juga memiliki pikiran terbuka, bisa melihat perkembangan dari program-program pemerintah yang akan dilaksanakan maupun yang sudah dilaksanakan," kata Lalu kepada wartawan, Jumat (19/6).

Legislator Fraksi PKB itu menegaskan, mahasiswa memiliki peran penting dalam mengawal jalannya pemerintahan. Karena itu, keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan pemerintah seharusnya menjadi kesempatan untuk memperoleh perspektif yang lebih luas, bukan justru menghilangkan ruang kritik.

Selain menyoroti kunjungan kerja yang melibatkan mahasiswa, Lalu juga merespons terkait pembubaran forum diskusi yang menghadirkan tiga pejabat negara di Universitas Gadjah Mada (UGM), pada Senin (15/6) malam.

Tiga pejabat yang hadir dalam forum tersebut adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta Kepala Badan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko.

Ia berharap, polemik tersebut tidak berlarut-larut dan dapat diselesaikan secara baik melalui pendekatan kekeluargaan. Menurutnya, tindakan mahasiswa dalam peristiwa itu kemungkinan dipengaruhi oleh situasi dan emosi yang berkembang saat kegiatan berlangsung.

Lalu menilai, insiden tersebut tidak perlu dibesar-besarkan karena para pejabat yang hadir juga telah menunjukkan sikap terbuka dalam menyikapi kejadian tersebut.

"Tapi saya rasa sudah nggak ada masalah kan, Mas Nusron, Mas Daryono, Mas Budiman juga sudah memahami itu," ujarnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore