
Presiden Prabowo Subianto diharapkan dapat menepati janjinya dalam menindak mafia tanah. (10/6).
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto diharapkan dapat menepati janjinya dalam menindak mafia tanah. Hal itu disampaikan warga asal Papua, John Gerki Morin, yang mengaku menjadi korban penipuan dan penggelapan dalam transaksi jual beli tanah di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Kuasa hukum John, Sebastian Salang, menyatakan bahwa Presiden Prabowo perlu memberikan atensi terhadap perkara tersebut. Menurutnya, proses penanganan laporan yang telah diajukan ke Mabes Polri berjalan sangat lambat.
"Kita buat laporan di Mabes Polri sejak November 2025 dan sekarang sudah Juni 2026, kasus ini sama sekali tidak bergerak dan Saleh Asnawi tidak dipanggil, notaris dan Paramount juga belum dipanggil, padahal ini pihak terkait yang sangat penting untuk membongkar atau menjernihkan duduk soal kasus ini," kata Sebastian di Jakarta, Jumat (19/6).
Sebastian menilai belum adanya pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang dianggap berkaitan dengan perkara tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai perkembangan penanganan kasus. Kondisi itu, kata dia, memunculkan dugaan adanya upaya perlindungan terhadap pihak tertentu.
Ia menyinggung kasus itu diduga turut melibatkan Bupati Tanggamus Mohammad Saleh Asnawi. Karena itu, pihaknya berencana mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo guna mendorong aparat penegak hukum menuntaskan laporan yang diduga melibatkan pejabat publik.
"Kasus ini diduga kuat melibatkan pejabat publik, penyelenggara negara. Pak Saleh bupati aktif, Tanggamus," bebernya.
Selain menyurati Presiden, tim kuasa hukum John juga akan mengajukan surat kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Langkah tersebut dilakukan agar pemerintah memberikan perhatian terhadap kasus yang dinilai berkaitan dengan integritas penyelenggara negara.
"Begitu juga kita dorong Kementerian Dalam Negeri supaya segera mengambil langkah karena ini berkaitan dengan kredibilitas dan integritas penyelenggara negara. Ini penting supaya tidak ada kesan di publik bahwa pemerintah atau Kemendagri melindungi pejabat-pejabat bermasalah," paparnya.
Sebastian berharap, adanya perhatian dari pemerintah pusat dapat mempercepat pengungkapan perkara yang telah dilaporkan ke Mabes Polri, sehingga seluruh fakta hukum dapat terungkap secara terang.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
