
Wamendes Ahmad Riza Patria/(Doc. Kemendes)
JawaPos.com - Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria membantah terkait kabar yang menyebut keterlibatannya dalam perkara dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Saya tidak pernah terlibat dalam praktik korupsi maupun tindakan melawan hukum yang sedang dipersoalkan dalam perkara ini. Bahkan selama menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II dan V DPR RI, Ketua Fraksi MPR dari Partai Gerindra, Wakil Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Menteri Desa dan PDT tidak pernah sekalipun menggunakan jabatan untuk kepentingan pribadi, bermain proyek, atau melakukan praktik KKN sampai dengan saat ini” tegasnya, Rabu (17/6).
Riza Patria menjelaskan bahwa keterlibatan Kementerian Desa dan PDT dalam Program MBG dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis, Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2025 tentang Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG.
Serta juga Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia Nomor 64321 Tahun 2026 tentang Pedoman Teknis Tata Kelola Program MBG di Wilayah Terpencil Tahun Anggaran 2026.
Menurutnya, regulasi tersebut menempatkan Kemendes PDT sebagai salah satu kementerian yang memberikan dukungan dan berkolaborasi dalam pelaksanaan program, khususnya dalam aspek pemberdayaan desa.
Selain itu, Kemendes PDT juga memastikan desa dapat berpartisipasi dalam rantai pasok pangan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan masyarakat desa.
"Peran tersebut bersifat koordinatif dan pemberdayaan, bukan dalam bentuk penunjukan pihak, pengelolaan dapur maupun proses pengadaan. Dan saya sampai saat ini tidak ikut mengelola atau memliki satupun dapur SPPG ” ujar Riza Patria.
Lebih lanjut, Riza menjelaskan bahwa sepanjang perjalanan pengabdiannya di lembaga legislatif maupun eksekutif, dirinya tidak pernah menyalahgunakan jabatan dan berupaya menjalankan amanah dengan menjunjung tinggi integritas serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Terkait berbagai informasi yang berkembang, Riza mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Dia juga memastikan bahwa tujuan Presiden Prabowo membuat program MBG tidak hanya untuk memenuhi gizi anak atau mengurangi angka stunting, tetapi juga mendukung ke berbagai aspek, utamanya sosial ekonomi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022