
Seskab Teddy Indra Wijaya. (Instagram: @sekretariat.kabinet)
JawaPos.com - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia masih terbilang lebih murah dibandingkan sejumlah negara lain. Pernyataan tersebut disampaikan merespons kenaikan harga BBM jenis Pertamax dalam beberapa hari terakhir.
PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green (RON 95) mulai Rabu (10/6). Harga Pertamax yang sebelumnya Rp 12.300 per liter, kini menjadi Rp 16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 naik dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.
"Walaupun naik, harga Pertamax di Indonesia jauh lebih murah dibanding BBM RON 92/95 di negara lain," kata Teddy dalam unggahan pada akun media sosial Instagram @sekretariat.kabinet, dikutip Minggu (14/6).
Dalam unggahan tersebut, Teddy juga membandingkan harga BBM RON 92/95 di sejumlah negara Asia Tenggara. Di Filipina, harga BBM tercatat sekitar Rp 22.158 per liter. Kemudian, Laos Rp 31.945 per liter, Thailand Rp 28.910 per liter, Myanmar Rp 25.085 per liter, dan Singapura mencapai Rp 42.971 per liter.
Sementara itu, Malaysia menerapkan kebijakan berbeda. Harga BBM RON 95 bersubsidi di negara tersebut dibanderol RM 1,99 atau sekitar Rp 8.800 per liter. Sedangkan, harga BBM RON 95 nonsubsidi bagi warga asing mencapai RM 3,72 atau setara Rp 16.450 per liter.
Teddy menegaskan, Pertamax merupakan BBM nonsubsidi sehingga penetapan harganya mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia.
"Artinya, harga Pertamax harus mengikuti harga minyak dunia," ujar Teddy.
Di sisi lain, pemerintah memastikan belum ada kenaikan harga untuk BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar. Meski harga minyak global meningkat akibat perang Iran dengan Amerika Serikat serta Israel, harga Pertalite masih bertahan di level Rp 10.000 per liter dan Solar subsidi Rp 6.800 per liter.
"Harga minyak dunia naik drastis sejak Maret, tetapi pemerintah sudah menahan kenaikan selama berbulan-bulan," pungkasnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
