
Massa aksi demo di Jakarta pada Jumat (12/6) diadang oleh aparat keamanan dari TNI-Polri. Mereka tidak diperbolehkan berdemo di Bundaran HI. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Polda Metro Jaya tidak sendirian dalam mengawal demonstrasi di Jakarta pada Jumat (12/6).
Mereka melibatkan aparat keamanan dari TNI untuk turut serta menghalau massa aksi yang hendak berdemonstrasi di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Keputusan tersebut mendapat sorotan dari Koalisi Masyarakat Sipil. Menurut Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) M. Isnur, pengerahan TNI untuk mengawal aksi demo mahasiswa di Jakarta merupakan kebijakan yang keliru.
”Dalam negara demokrasi mobilisasi militer seharusnya hanya menjadi opsi terakhir ketika seluruh aparatur sipil sudah tidak mampu mengendalikan situasi yang ada,” kata dia melalui keterangan resmi yang dikutip pada Sabtu (13/6).
Apalagi keterlibatan TNI juga dibarengi dengan mobilisasi Komponen Cadangan (Komcad). Isnur menyebut, pada Kamis (11/6), Kementerian Pertahanan (Kemhan) menerbitkan Surat Nomor B/752/VI/2026/BACADNAS. Dalam surat itu, sebanyak 500 Aparatur Sipil Negara (ASN) Komcad diminta melaksanakan apel siaga.
”Memerintahkan pengerahan sekitar 500 ASN yang tergabung dalam Komcad dari berbagai kementerian untuk mengikuti Apel Siaga Komcad di Kementerian Pertahanan pada 12 Juni 2026,” imbuhnya.
Isnur menyatakan bahwa langkah tersebut menimbulkan masalah serius mengenai arah dan tujuan penggunaan Komcad. Mengingat dalam sistem pertahanan negara, Komcad dibentuk sebagai sumber daya yang dipersiapkan untuk memperkuat komponen utama dalam menghadapi ancaman terhadap pertahanan negara.
”Karena itu, penggunaan Komcad harus dilakukan secara hati-hati, proporsional, akuntabel, dan berdasarkan parameter ancaman yang jelas,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022