Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02.44 WIB

Demo Mahasiswa di Sudirman-Thamrin Memanas hingga Malam, Massa Desak Pihak Istana Datang

Mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa menuju Bundaran HI di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (12/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa menuju Bundaran HI di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (12/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Demo mahasiswa dan masyarakat sipil masih terus berlangsung di jalan Jendral Sudirman - MH Thamrin, Jumat (12/6) malam. Mahasiswa enggan membubarkan diri sampai ada pihak istana negara yang menemui massa aksi.

Para massa aksi ingin suara mereka didengar langsung oleh pihak istana negara untuk segera ditindaklanjuti. Mereka menyatakan akan menunggu dengan tertib tanpa tindakan anarkirs.

"Tidak akan ada anarkis, tidak ada pelemparan. Kita tunggu perwakilan sekretariat negara untuk datang," ujar perwakilan mahasiswa kepada Kapolres Metro Jakarta Pusat Reynold Hutagalung.

Mahasiswa meminta agar Kapolres Reynold menyampaikan permintaan massa aksi ke pihak istana.

"Tolong kalau memang bapak bisa sampaikan, kita menunggu kepastiannya pak. Kalau memang sekretariat negara memiliki itikad baik berdiri disini, kita akan duduk pak, mendengarkan orator-orator itu," katanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, jalannya aksi unjuk rasa ini sebenarnya tidak sesuai dengan rencana awal yang telah disusun oleh aliansi mahasiswa. Semula, ribuan massa aksi tersebut hendak memusatkan titik demonstrasi di kawasan ikonik Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Namun, langkah kaki mereka terpaksa terhenti. Aparat kepolisian yang berjaga ketat langsung menghadang pergerakan massa, hingga akhirnya mereka tertahan di sepanjang Jalan MH Thamrin sejak sore hari. Blokade ketat ini sempat memicu kepadatan arus lalu lintas di jantung ibu kota.

Kekecewaan Mahasiswa Atas Tindakan Represif Aparat
Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan alias Athof, mengungkapkan kekecewaan atas tindakan represif serta blokade yang dilakukan oleh aparat. Padahal, pihak mahasiswa telah melayangkan surat pemberitahuan resmi untuk menggelar aksi damai di Bundaran HI. Namun, aparat di lapangan justru memaksa mereka untuk mengalihkan lokasi demonstrasi.

Penyekatan yang sangat ketat di berbagai titik membuat sebagian besar massa aksi kesulitan untuk menembus lokasi utama. Kondisi ini dinilai mencederai hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore