
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan keterangan kepada awak media di Bundaran HI pada Jumat (12/6). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Aksi demo mahasiswa di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat (Jakpus) pada Jumat (12/6) urung terlaksana. Massa yang bergerak sejak siang tadi dihalau oleh petugas TNI-Polri. Mereka disekat di beberapa titik, salah satunya di sekitar Dukuh Atas, persisnya depan Plaza UOB.
Selain belum mengirimkan surat pemberitahuan pelaksanaan aksi demo di Bundaran HI kepada polisi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan beberapa alasan instansinya menghalau dan mengarahkan massa aksi untuk berdemo di titik lain.
”Harus kami sampaikan, ada ketentuan di dalam Pasal 6 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, menyatakan bahwa diamanatkan oleh undang-undang untuk memperhatikan kepentingan umum pada saat beberapa mahasiswa menyampaikan pendapat di ruang-ruang publik,” kata dia kepada awak media.
Di samping aturan undang-undang (UU), Budi juga mengungkap alasan lain. Yakni Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 232 tahun 2015. Aturan itu menegaskan bahwa Bundaran HI merupakan kawasan bisnis yang menjadi epicentrum dan jantung aktivitas masyarakat di Jakarta.
”Dari mulai Bundaran Senayan, Bundaran Semanggi, Bundaran HI yang tempat kita sekarang, termasuk Patung Kuda, itu merupakan epicentrum lalu lintas, jantung lalu lintas DKI Jakarta,” jelasnya.
Karena itu, meski Polda Metro Jaya menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat di muka umum, pihaknya mengarahkan agar massa aksi demo hari ini tidak berunjuk rasa di Bundaran HI. Mereka diminta bergerak ke titik lain di sekitar Gedung DPR-MPR.
”Sehingga dalam penyampaian aspirasi, penyampaian pendapat di muka umum, dilokalisir ataupun difasilitasi tempat-tempat tertentu seperti depan DPR-MPR, di Merdeka Selatan ataupun daerah Parkir Senayan,” kata dia.
Namun demikian, para pendemo yang berjumlah lebih kurang 1.000 orang tersebut memilih untuk tetap berusaha berdemo di Bundaran HI. Alhasil, mereka harus berhadapan dengan petugas keamanan dari TNI-Polri yang melakukan penyekatan di sekitar Bundaran Semanggi dan Dukuh Atas.
Meski sempat terjadi saling dorong karena kelompok mahasiswa berusaha menerobos barikade sejak siang tadi, aparat keamanan kukuh mempertahankan barikade. Sampai petang tadi, barikade tersebut belum berhasil ditembus. Namun, Budi memastikan situasi masih aman dan terkendali.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
