
Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI, Mora. (Muhamad Ridwan/JawaPos.com).
JawaPos.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk rasa di sekitar kawasan Bundara Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6). Sebanyak 360 mahasiswa mengenakan almamater kuning turun ke jalan menyikapi berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.
Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI, Mora, mengungkapkan alasan pihaknya menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Bundaran HI. Ia menyebut, selama ini pemerintah tidak pernah mendengar aspirasi massa, meski telah beberapa kali menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR dan Istana Negara.
"Karena selama ini kita sudah berkali-kali melakukan aksi di tempat-tempat pemerintahan, baik itu di patung kuda maupun di depan gedung DPR dan tidak pernah sekalipun kita melihat adanya perubahan yang datang dari pemerintah," kata Mora ditemui di depan Gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/6).
Ia memahami, Bundaran HI merupakan salah satu objek vital negara. Ia menegaskan, meski objek vital bukan berarti tidak boleh menggelar aksi unjuk rasa.
Aktivis kemahasiswaan itu juga menekankan, aksi unjuk rasa seharusnya tidak memerlukan izin, jika merujuk pada Undang-Undang. Namun, hanya sekadar pemberitahuan.
"Pada dasarnya berdasarkan dari undang-undang kebebasan berekspresi. Sebenarnya demonstrasi itu tidak perlu izin, demonstrasiitu memerlukan pemberitahuan," tegasnya.
Ia memastikan, pihaknya telah melakukan pemberitahuan sejak Rabu (10/6) atau H-2 menjelang aksi unjuk rasa. Namun, ia menyesalkan adanya penyekatan terhadap massa BEM UI untuk menggelar aksi unjuk rasa.
"Kenapa teman-teman dari pihak polisi itu dapat melakukan penyekatan lalu lintas, dan mengapa urgensinya tadi?Seperti yang saya bilang tadi, kami merasa bahwa selama ini tuntutan-tuntutan maupun aksi-aksi masyarakat sipil itu sudah dilakukan di titik-titik pemerintahan, tapi tidak pernah didengar," pungkasnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
