
Aksi Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) yang melayangkan kritik tajam terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait tuntutan rakyat 17+8 beberapa waktu lalu. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sejumlah massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) akan berunjuk rasa di Jakarta hari ini (12/6). Selain Kawasan Monumen Nasional (Monas), aksi massa akan dipusatkan di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Masyarakat diimbau menghindari ruas jalan di sekitarnya.
Berdasar informasi yang diunggah oleh akun media sosial resmi @tmcpoldametro, massa aksi akan bergerak mulai pukul 10.00 WIB. Atas kegiatan tersebut, pihak kepolisian memprediksi bakal terjadi kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi massa.
”Diperkirakan akan terjadi kepadatan arus lalu lintas di ruas jalan sekitar Jalan Sudirman - Thamrin. Bagi para pengendara, diimbau untuk menghindari ruas jalan di sekitar kawasan ini atau mencari rute alternatif,” imbau TMC Polda Metro Jaya.
Untuk memastikan aksi demo hari ini tidak sampai mengganggu aktivitas lain, Polda Metro Jaya dan aparat TNI mengerahkan 4.151 personel gabungan. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, pihaknya sudah menyiapkan skenario untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
”Pengaturan lalu lintas kami siapkan secara situasional. Apabila terjadi kepadatan atau ada kebutuhan pengalihan arus di sekitar lokasi aksi,” ucap Budi kepada awak media.
Menurut Budi sebanyak 4.151 personel gabungan yang terdiri atas 3.651 personel Polri dan 500 prajurit TNI ditugaskan untuk mengantisipasi berbagai potensi dinamika terjadi di lapangan. Termasuk kemungkinan terjadinya kepadatan arus kendaraan.
”Petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan tetap memprioritaskan keselamatan peserta aksi dan masyarakat pengguna jalan,” ucap Budi.
Dia menegaskan bahwa instansinya menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Pengamanan oleh ribuan personel dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas lainnya.
”Polda Metro Jaya menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya,” kata Budi kepada awak media.
Namun demikian, Budi mengimbau agar penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib. Dia meminta massa tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, serta tetap menghormati pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lokasi aksi.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
