
Ratusan warga binaan atau narapidana dari 4 daerah berbeda dipindahkan ke Pulau nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin (8/6). (Ditjenpas Kementerian Impas)
JawaPos.com - Ratusan warga binaan digelandang menuju Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) pada Senin (8/6). Dengan mengenakan penutup kepala, tangan terborgol, dan pengawalan ketat, sebanyak 134 narapidana (napi) high risk itu diangkut menggunakan kapal.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Mashudi menyampaikan bahwa ratusan napi itu dipindahkan untuk kebutuhan pembinaan dan pengamanan yang tepat. Sehingga mereka bisa menyadari kesalahannya.
”Sesuai dengan tujuan Pemasyarakatan mewujudkan warga binaan yang mandiri dan menyadari kesalahannya untuk saatnya nanti kembali ke masyarakat,” ucap dia dalam keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media.
Ratusan narapidana yang kali ini dipindahkan berasal dari 4 daerah berbeda. Rinciannya, sebanyak 36 orang dari Riau, 33 orang dari Sumatera Utara (Sumut), 32 orang dari Jambi, dan 33 orang dari Lampung. Mereka langsung dibawa ke Pulau Nusakambangan dan tiba sekitar pukul 00.30 WIB dini hari.
”Alhamdulillah proses pemindahan berjalan lancar. Proses pemindahan dan penerimaan di Nusakambangan dilaksanakan sesuai dengan SOP. 134 warga binaan tersebut ditempatkan di 5 lapas di Nusakambangan,” jelasnya.
Masing-masing lapas tersebut terdiri atas, Lapas Kelas IIA Karang Anyar, Lapas Kelas IIA Besi, Lapas Kelas IIA Gladakan, Lapas Kelas IIA Narkotika, Lapas Kelas IIA Ngaseman. Selama proses pemindahan berlangsung, direktur pengamanan internal dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Kementerian Imipas turun tangan secara langsung.
Proses tersebut turut mendapatkan pengawalan dari personel Brimob Polri, Sabhara, polres, dan polda. Secara keseluruhan Mashudi menyebut, kini sudah ada 2.834 narapidana high risk atau risiko tinggi yang dipindahkan ke Pulau Nusakambangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022