
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat mengecek malam Takbiran secara virtual di Sumatera Utara. (Mabes Polri)
JawaPos.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan Desk Ketenagakerjaan Polri telah membantu hampir 3.000 pekerja yang sebelumnya kehilangan pekerjaan untuk kembali bekerja. Capaian itu menjadi salah satu hasil awal dari unit yang baru dibentuk Polri untuk menangani berbagai persoalan ketenagakerjaan.
Pernyataan tersebut disampaikan Sigit saat menghadiri Kongres III Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) di Jakarta, Minggu (7/6). Dalam forum itu, ia juga menerima sejumlah masukan dan keluhan langsung dari kalangan buruh terkait kinerja Desk Ketenagakerjaan.
Menurut Sigit, Desk Ketenagakerjaan memang masih terus berbenah karena usianya relatif baru. Karena itu, standar operasional di sejumlah daerah masih terus disempurnakan agar pelayanan terhadap pekerja semakin optimal.
“Desk ketenagakerjaan ini memang sedang terus mencari format karena baru saja kita dirikan sehingga kemudian mungkin standar SOP-nya di masing-masing wilayah masih berbeda-beda,” katanya.
Meski masih dalam tahap penyempurnaan, Sigit menilai keberadaan desk tersebut telah memberikan manfaat nyata. Salah satunya dengan membantu ribuan korban pemutusan hubungan kerja (PHK) mendapatkan pekerjaan kembali.
“Walaupun demikian alhamdulillah dari perjalanan yang ada kurang lebih hampir 3.000 pekerja yang kehilangan pekerjaan saat ini bisa kita pekerjakan kembali. Alhamdulillah,” ujarnya.
Tak hanya memaparkan capaian, Sigit juga menunjukkan respons cepat terhadap keluhan yang disampaikan peserta kongres. Salah satu persoalan yang mencuat adalah kasus ketenagakerjaan di PT Amos Indah Indonesia yang disebut telah berjalan hampir tiga bulan tanpa perkembangan berarti.
Perwakilan buruh menyampaikan bahwa perkara tersebut sebenarnya sudah memiliki putusan pengadilan. Namun, proses hukum disebut belum bergerak ke tahap penetapan tersangka.
Menurut mereka, lambatnya penanganan kasus tersebut berdampak langsung terhadap para pekerja. Sebagian karyawan bahkan disebut tidak menerima upah dan harus melakukan aksi mogok kerja.
Mendengar laporan itu, Sigit langsung meminta Desk Ketenagakerjaan Polri berkoordinasi dengan perwakilan buruh. Ia bahkan menanyakan langsung kepada jajarannya mengenai kemampuan menyelesaikan perkara tersebut dalam waktu singkat.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
