
Seorang pekerja menuangkan minyak goreng bekas yang dikumpulkan dari restoran Tempura Ten-ichi ke dalam tangki penampungan di Tokyo, Jepang, 22 April 2026. Minyak jelantah tersebut akan diolah menjadi sustainable aviation fuel (SAF) atau bahan bakar penerbangan berkelanjutan. (Kim Kyung-Hoon/REUTERS)
JawaPos.com – Jepang semakin gencar mengumpulkan minyak goreng bekas dari rumah tangga demi memenuhi target penggunaan bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF).
Dilansir Kyodo, Jumat (5/6), upaya itu dilakukan di tengah meningkatnya tekanan pasokan energi akibat konflik Iran dan kebutuhan Jepang untuk mengurangi emisi karbon dari sektor penerbangan.
Salah satu warga yang ikut berkontribusi adalah Watanabe, yang setiap tahun menyumbangkan sekitar 40 liter minyak goreng bekas hasil aktivitas memasaknya.
Minyak tersebut dikumpulkan melalui jaringan supermarket yang tergabung dalam proyek kolaborasi pemerintah dan swasta bertajuk "Fry to Fly".
Jepang menargetkan 10 persen kebutuhan bahan bakar pesawat pada 2030 berasal dari sumber berkelanjutan. Untuk mencapai target tersebut, negara itu memperkirakan membutuhkan sekitar 1,7 juta kiloliter SAF pada 2030.
Namun, produksi SAF domestik saat ini baru mencapai sekitar 30.000 kiloliter atau hanya 0,3 persen dari total konsumsi bahan bakar jet nasional.
Dalam presentasi bersama pada Mei lalu, dua maskapai terbesar Jepang, ANA dan Japan Airlines (JAL), mengakui tantangan yang dihadapi semakin berat.
"Kami menghadapi kenyataan yang jauh lebih keras dari perkiraan," ungkap kedua maskapai tersebut.
SAF dianggap sebagai salah satu solusi utama untuk menurunkan jejak karbon industri penerbangan yang selama ini menjadi penyumbang besar emisi gas rumah kaca.
Namun, biaya produksi yang tinggi serta keterbatasan bahan baku membuat pengembangannya berjalan lambat.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
