Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juni 2026 | 05.18 WIB

Republik Barzan Lahir dari Kerja Sama Inhan RI dan Qatar, Garap Kapal Tanpa Awak

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan Qatar Sheikh Saoud bin Abdulrahman Al Thani menyaksikan penandatanganan joint venture antara Republikorp dengan Barzan Holdings pada Selasa (2/6). (Republikorp) - Image

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan Qatar Sheikh Saoud bin Abdulrahman Al Thani menyaksikan penandatanganan joint venture antara Republikorp dengan Barzan Holdings pada Selasa (2/6). (Republikorp)

JawaPos.com - Dalam pertemuan antara Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dengan Menhan Qatar Sheikh Saoud bin Abdulrahman Al Thani di Jakarta pada Selasa (2/6) turut ditandatangani kerja sama strategis antara industri pertahanan (inhan) Indonesia dan inhan Qatar.

Perwakilan inhan kedua negara, Republikorp dan Barzan Holdings, menyepakati joint venture dengan melahirkan inhan kolaborasi bernama Republik Barzan. Kesepakatan itu ditandatangani di hadapan Menhan Sjafrie dan Sheikh Saoud Al Thani di Kantor Kemhan.

”Republikorp dan Barzan Holdings menandatangani Perjanjian Joint Venture strategis yang menandai tonggak penting dalam penguatan kerja sama industri pertahanan antara Indonesia dan Qatar,” kata Founder Republikorp Norman Joesoef.

Lewat perjanjian yang turut ditandatangani oleh Mohamed Alsadah selaku Chief Executive Officer Barzan Holdings, Indonesia dan Qatar akan mengembangkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis. Diantaranya senjata ringan, kapal tanpa awak permukaan, dan kapal selam mini.

”Melalui Republik Barzan, Republikorp dan Barzan Holdings akan mengembangkan kapabilitas industri dan produksi strategis pada sejumlah sektor pertahanan utama, termasuk senjata ringan, kapal tanpa awak permukaan (unmanned surface vessels), kapal selam mini (midget submarines), serta berbagai teknologi pertahanan canggih lainnya,” terang dia.

Menurut Norman, Republik Barzan akan menjadi entitas strategis yang hadir untuk mendorong kolaborasi pengembangan inhan antara Indonesia bersama Qatar. Kemitraan itu mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kapasitas inhan, mempercepat kolaborasi teknologi, serta mendukung kerja sama strategis jangka panjang antara kedua negara.

Menhan Sjafrie Teken MoU sebagai Jembatan Menuju DCA 

Pada hari yang sama, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan Qatar Sheikh Saoud bin Abdulrahman Al Thani menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai jembatan menuju Defense Cooperation Agreement (DCA). Saat ini kedua negara tengah menyusun DCA sebagai pengikat hubungan kerja sama pertahanan.

”Hari ini ditandatangani MoU sebagai jembatan menuju DCA dan juga akan dilaksanakan satu MoU antara industri pertahanan di Indonesia dan industri pertahanan di Qatar untuk meningkatkan kerja sama kita yang lebih baik,” kata Sjafrie kepada awak media.

Sjafrie yakin, peningkatan kerja sama dengan Qatar bakal menghasilkan mutual benefit dan mutual respect di antara kedua negara. Sehingga di masa depan, Indonesia dengan Qatar bersama-sama memperkuat kapasitas pertahanan lewat kerja sama yang terjalin dengan baik.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore