Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Mei 2026 | 04.03 WIB

Menlu Sugiono Kecam Israel atas Penyiksaan 9 WNI: Tindakan yang Tidak Bisa Diterima!

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyambut kedatangan sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5). (Hanung Hambara/JawaPos). - Image

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyambut kedatangan sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5). (Hanung Hambara/JawaPos).

JawaPos.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono secara tegas mengecam tindakan tentara Israep terhadap sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditangkap dan ditahan, saat menjadi relawan Global Sumud Flotilla (GSF). Sugiono tidak terima, sembilan WNI yang ditangkap Israel mendapat perlakuan keji dan penyiksaan, lantaran hendak melakukan aksi kemanusiaan di wilayah Gaza, Palestina.

Kecaman itu disampaikan Sugiono saat menyambut kepulangan sembilan WNI relawan GSF di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5).

"Indonesia kembali mengecam perlakuan yang dilakukan, perlakuan yang diberikan kepada saudara-saudara kita," kata Sugiono saat menyampaikan sambutan atas kepulangan sembilan WNI.

Kesembilan WNI yang tiba itu empat di antaranya merupakan jurnalis nasional yakni, Thoudy Badai dan Bambang Noroyono (Jurnalis Republika), Andre Prasetyo Nugrono (Jurnalis TV Tempo), Rahendro Herubowo (mantan jurnalis Inews), serta lima aktivis kemanusiaan Andi Angga, Herman Budiyanto Sudarsono, Ronggo Wirasono, Asad Aras Muhammad, dan Hendro Prasetyo.

Sugiono menegaskan, tindakan tentara Israel terhadap para relawan yang melakukan aksi kemanusiaan merupakan bentuk pelanggaran hukum internasional. Ia menekankan, seharusnya para aktivis kemanusiaan mendapat perlindungan

"Mereka adalah masyarakat sipil yang mengusahakan bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudaranya, saudara-saudara kita yang ada di Palestina," tuturnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra itu juga mengungkapkan, pihaknya secara tegas telah melontarkan kecaman atas kebiadaban Israel dihadapan Dewan Keamanan PBB pada 21 Mei 2026 lalu.

"Ini merupakan suatu tindakan yang tidak bisa diterima dan tidak boleh dibiarkan," tegasnya.

Relawan beberkan kekejian tentara Israel

Herman Budianto, salah satu relawan GSF menceritakan peristiwa yang dialaminya selama ditangkap dan ditahan oleh tentara Israel. Ia mengaku mendapat penyiksaan selama empat hari, dengan perlakuan yang sangat keji dari para tentara Israel.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore