
Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap salah seorang pentolan KKB berinisial YB di Yahukimo. (Polri)
JawaPos.com - Seorang pentolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodam XVI Yahukimo berinisial YB tidak berdaya saat ditangkap Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz, Senin (18/5). Selain itu, Satgas juga menyita peluru hingga senjata tajama dari berbagai kaliber dalam operasi penegakan hukum di Yahukimo.
Berdasar informasi yang disampaikan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz pada Rabu (20/4), YB diamankan sekitar pukul 15.42 WIT dua hari lalu. Saat itu yang bersangkutan sedang berada di Ruang Tunggu Bandara Nop Goliat Dekai. Usai penangkapan YB, polisi lantas melakukan penggeledahan.
Tindakan paksa itu berlangsung di sebuah rumah yang berada di kawasan Kali Merah, Kota Dekai pada Selasa (19/5). Penggeledahan dimulai sekitar pukul 16.50 WIT. Dari penggeledahan itu, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa amunisi berbagai kaliber, selongsong peluru, senjata tajam, dan senapan angin.
”Barang bukti yang diamankan diantaranya amunisi kaliber 5,56 mm, kaliber 9 mm, dan kaliber 38, beberapa selongsong peluru, pisau sangkur, parang, kapak, ketapel berbahan besi, senapan angin bermotif loreng, serta sejumlah komponen seperti trigger, pelatuk besi, handgrip, dan perlengkapan alat komunikasi,” ungkap Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Faizal Ramadhani.
Selain itu, dari lokasi yang sama polisi juga menemukan sejumlah komponen yang diduga berkaitan dengan perakitan senjata. Dalam proses penggeledahan tersebut, petugas juga mengamankan seorang pria berinisial RK alias KK yang masih berusia 27 tahun. Dia diduga merupakan anggota KNPB di wilayah Yahukimo.
Atas temuan amunisi di rumah YB, polisi mendapat informasi bahwa amunisi tersebut merupakan titipan kelompok HSSBI. Amunisi tersebut diduga akan digunakan untuk mendukung aksi gangguan keamanan oleh KKB di wilayah Yahukimo.
”Dari hasil penyelidikan YB diduga terlibat bersama sejumlah anggota kelompok HSSBI dalam berbagai aksi kekerasan di wilayah tersebut, termasuk dugaan pembuatan video pernyataan sikap pasca aksi penembakan terhadap kendaraan sipil di kawasan jalan masuk Gereja Katolik Yahukimo pada April 2026,” ujarnya.
Irjen Faizal menyampaikan bahwa penindakan terhadap YB merupakan hasil pengembangan dari penyelidikan yang telah dilakukan aparat kepolisian di Yahukimo. Saat ini, kata dia, seluruh temuan dari penangkapan YB masih terus didalami untuk kepentingan penyidikan. Dia pun menegaskan, aparat akan terus melakukan langkah-langkah hukum secara profesional dan terukur.
”Kami berkomitmen melakukan penegakan hukum secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur terhadap setiap pihak yang diduga terlibat dalam aksi gangguan keamanan yang meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022