
Ilustrasi masjid/pexels
JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan awal Zulhijjah 1447 Hijriah di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Minggu (17/5). Sidang tersebut diawali seminar mengenai rukyatul hilal sebagai bagian dari proses penentuan awal bulan Zulhijjah.
Dalam seminar itu, Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep Nurwendaya, menyampaikan bahwa wilayah Indonesia telah memenuhi kriteria MABIM untuk penetapan awal bulan hijriah.
"Sehingga tanggal 1 Zulhijjah 1447 H jatuh pada hari Senin kliwon 18 Mei 2026 M," kata Cecep.
Baca Juga:3 Pemotor di Jakbar Terpental Tabrak Tiang Gara-gara Dikejar Musuh, Motor Malah Dibawa Kabur!
Cecep menjelaskan, konjungsi pada 16 Mei 2026 terjadi pada pukul 20.00 WIB. Ia kemudian memaparkan kondisi hilal di berbagai wilayah dunia.
Menurutnya, tinggi hilal merupakan posisi bulan terhadap horizon pengamat sehingga nilainya bisa negatif, positif, maupun nol. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa saat matahari terbenam, ada wilayah yang posisi hilalnya sudah berada di atas ufuk dan ada pula yang masih di bawah ufuk.
"Secara umum, tinggi hilal di berbagai daratan dunia berada pada rentang -4 derajat hingga 17 derajat," ujarnya.
Ia juga menuturkan, wilayah seperti Selandia Baru dan Australia bagian selatan masih mencatat tinggi hilal negatif. Sementara itu, Indonesia dinilai memiliki tinggi hilal yang cukup signifikan, berkisar antara 5 hingga 7 derajat, bahkan lebih tinggi di wilayah bagian barat.
Selain tinggi hilal, Cecep turut mengungkapkan mengenai elongasi, yakni posisi bulan relatif terhadap matahari. Berbeda dengan tinggi hilal, elongasi tidak mungkin bernilai negatif karena merupakan jarak sudut antara bulan dan matahari.
Di berbagai wilayah dunia, elongasi tercatat berkisar antara 7,3 derajat hingga 21,2 derajat. Adapun di Indonesia, nilai elongasi berada di kisaran 9 hingga 10,5 derajat.
Dalam pemaparannya, Cecep juga memastikan bahwa iktimak telah terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026, pukul 03.00.55 WIB atau 04.00.55 WITA dan 05.00.55 WIT. Ia menyebut, hari tersebut sekaligus menjadi hari iktimak, hari hisab, dan hari rukyat.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
