
Konferensi pers Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya atas insiden WNA India ditemukan meninggal di ruang detensi. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Seorang Warga Negara Asing (WNA) India berinisial SN, ditemukan tak bernyawa di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya pada Kamis (14/5) sekitar pukul 07.50 WIB.
Kabar ini dibenarkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto. Ia turut menyampaikan belasungkaqa dan menegaskan penanganan kasus akan dilakukan secara transparan.
"Kami berduka cita. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan," ujar Agus dalam konferensi pers, Jumat (15/5).
Kasus ini bermula dari laporan dan koordinasi UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Sidoarjo terkait dugaan persoalan pemenuhan hak anak dan permasalahan keluarga yang melibatkan SN.
Berdasarkan hasil pemeriksaan melalui sistem keimigrasian, diketahui bahwa SN merupakan warga negara India pemegang Izin Tinggal Kunjungan yang telah melewati masa izin tinggal (overstay) selama 248 hari.
"SN diduga telah melakukan pelanggaran keimigrasian berupa overstay sebagaimana dimaksud dalam Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian," imbuhnya.
Pada 6 Mei 2026, SN memenuhi panggilan pemeriksaan di Kantor Imigrasi Surabaya dengan pendampingan UPTD PPA Kabupaten Sidoarjo. SN mengakui pelanggaran keimigrasian yang dilakukannya.
Selanjutnya pada 11 Mei 2026, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya menjatuhkan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa pendetensian sambil menunggu proses deportasi yang dijadwalkan pada 17 Mei 2026.
Namun pada Kamis pagi 14 Mei 2026 sekitar pukul 07.50 WIB, petugas menemukan SN dalam kondisi meninggal dunia saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi Kantor Imigrasi Surabaya.
"Kantor Imigrasi Surabaya terus berkoordinasi dengan Polresta Sidoarjo, Polsek Sedati serta pihak rumah sakit terkait proses penyelidikan, visum et repertum, dan autopsi sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Agus.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
