Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Mei 2026 | 07.18 WIB

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Minta Privasi 50 Santriwati yang Dilecehkan Kiai Dijaga, Cegah Trauma Berkepanjangan 

Nihayatul Wafiroh. (Istimewa).

 

JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh meminta kepada pemerintah dan kepolisian memberikan perlindungan maksimal kepada para santriwati yang diduga dilecehkan oleh kiai di Pati, Jawa Tengah. Para korban diyakini mengalami trauma mendalam akibat peristiwa tersebut.
 
Ninik -sapaan akrab Nihayatul- mengatakan, tindakan pelaku tidak bisa ditolerir. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas. Korban perlu diposisikan mendapat prioritas perlindungan.
 
“Ini tindakan biadab yang sama sekali tidak bisa ditolerir. Siapa pun pelakunya harus diproses secara hukum dengan tegas. Kekerasan seksual adalah kejahatan kemanusiaan yang menghancurkan rasa aman dan masa depan korban,” kata Ninik di Jakarta, Jumat (8/5).
 
Dia menyampaikan, para korban perlu mendapat pemulihan trauma. Dengan begitu, para korban bisa melanjutkan hidup lebih baik.
 
 
“Pendampingan terhadap korban sangat penting karena psikis mereka pasti terguncang. Jangan sampai korban merasa sendirian menghadapi trauma dan tekanan sosial akibat kasus ini,” lanjutnya.
 
Menurutnya, santriwati yang menjadi korban kekerasan seksual mengalami dampak panjang secara fisik, psikologis dan sosial. Karena itu, penanganan korban tidak boleh sekedar fokus pada hukum terhadap pelaku, melainkan juga memastikan pemulihan korban berjalan maksimal.
 
"UU TPKS telah mengatur dengan jelas soal hak korban atas penanganan, perlindungan dan pemulihan. Implementasinya harus bener-bener dijalankan di lapangan agar korban merasa aman untuk melapor dan mendapatkan keadilan," ungkapnya. 
 
Perempuan Bangsa sebagai organisasi sayap PKB juga akan segera turun untuk memberikan pendampingan kepada para korban dan memastikan hak-hak mereka terlindungi selama proses hukum berjalan.
 
“Kami siap turun mendampingi para korban. Tetapi semua pihak harus menjaga privasi korban, tidak menyebarkan identitas maupun informasi yang dapat memperparah trauma mereka,” pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore