
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menerima audiensi manajemen Taksi Green SM. (Polri)
JawaPos.com - Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menerima audiensi manajemen Taksi Green SM. Kedua pihak membahas keselamatan dan tata kelola transportasi. Polri menekankan bahwa keselamatan dalam berlalu lintas tidak semata mengandalkan penegakan hukum.
Agus mengatakan, pelaku usaha transportasi mempunyai peran penting dalam menciptakan lalu lintass yang aman. Kesadaran ini yang terus dibangun oleh Polri dengan pihak swasta.
“Tidak bangga melakukan penegakan hukum, tapi akan senang ketika bisa kolaborasi dan komunikasi dengan mitra untuk mencari solusi terbaik,” ujar Irjen Agus, Selasa (5/5).
Dalam beberapa waktu terakhir taksi Green SM diketahui tengah disorot publik karena dianggap menjadi penyebab utama terjadinya tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Saat itu taksi Green SM tertemper KRL hingga membuat perjalan kereta di belakangnya terhenti sebelum akhirnya terjadi kecelakaan maut.
Agus mengatakan, kecelakaan lalu lintas perlu dilihat melalui banyak aspek. Mulai dari faktor pengemudi atau human eror, kondisi kendaraan, manajemen perusahaan, hingga faktor jalan dan lingkungan.
“Tidak absolut kesalahan ada pada pengemudi. Bisa juga dari kendaraan atau manajemen. Bahkan korporasi bisa ikut bertanggung jawab,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Agus menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh setelah kecelakaan terjadi. Hasil analisis kecelakaan dapat menjadi dasar untuk memperbaiki sistem pengawasan dan tata kelola perusahaan transportasi.
Selain itu, Korlantas mendorong adanya sistem traffic attitude record untuk memantau perilaku pengemudi secara terintegrasi, termasuk data pelanggaran yang terekam melalui sistem tilang elektronik (ETLE). Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pengemudi memiliki kompetensi sekaligus perilaku berkendara yang baik.
Kemudian pengemudi juga didorong menjalani pelatihan ulang melalui Indonesia Safety Driving Center (ISDC). “Dari sekitar 10 ribu pengemudi, perlu ada kontrol dan pembinaan. Bisa dilatih kembali agar lebih disiplin dan patuh,” jelasnya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
