Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 April 2026 | 21.39 WIB

Menhub Tegaskan Bakal Investigasi Menyeluruh Tabrakan KRL–Argo Bromo di Bekasi Timur

Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline yang tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline yang tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan investigasi menyeluruh atas insiden tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4). Langkah ini dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan sekaligus menjadi bahan evaluasi komprehensif ke depan.

Di sisi lain, Menhub memastikan proses evakuasi dan penanganan korban dilakukan secara cepat, terkoordinasi, serta penuh kehati-hatian dengan mengutamakan keselamatan korban dan petugas di lapangan.

“Kami ingin menyampaikan duka cita mendalam untuk korban meninggal dunia. Kemudian terhadap korban-korban luka, kami berharap dapat segera diberi kesembuhan,” kata Dudy kepada awak media, Selasa (28/4).

Ia menegaskan, peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak, termasuk pemerintah dan , untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi yang tidak hanya andal, tetapi juga mengedepankan aspek keselamatan.

“Kejadian kecelakaan kereta api ini jadi pelajaran yang sangat penting buat PT KAI dan kami, untuk bagaimana bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus memastikan rasa aman dan nyaman, dengan keselamatan sebagai prioritas utama,” tegasnya.

Berdasarkan kronologi awal, insiden bermula ketika KRL relasi Bekasi–Cikarang tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85. Rangkaian tersebut kemudian harus dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berhenti berdinas.

Dampaknya, petugas memberhentikan KRL lain dengan kode PLB 5568 yang mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur. Namun, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta–Surabaya tidak sempat berhenti sempurna sehingga terjadi tabrakan dengan rangkaian yang tengah berhenti.

Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak untuk memastikan proses evakuasi berjalan optimal. Evakuasi dilakukan secara bertahap, terukur, dan dengan kehati-hatian guna meminimalkan risiko tambahan.

Selain itu, pemerintah juga mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan oleh (KNKT) untuk mengungkap penyebab kecelakaan secara objektif dan independen. “Kami memberikan kesempatan kepada KNKT untuk melakukan investigasi secara objektif agar hasilnya bisa menjadi dasar evaluasi ke depan,” tukas Dudy.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore