
Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline yang tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan investigasi menyeluruh atas insiden tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4). Langkah ini dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan sekaligus menjadi bahan evaluasi komprehensif ke depan.
Di sisi lain, Menhub memastikan proses evakuasi dan penanganan korban dilakukan secara cepat, terkoordinasi, serta penuh kehati-hatian dengan mengutamakan keselamatan korban dan petugas di lapangan.
“Kami ingin menyampaikan duka cita mendalam untuk korban meninggal dunia. Kemudian terhadap korban-korban luka, kami berharap dapat segera diberi kesembuhan,” kata Dudy kepada awak media, Selasa (28/4).
Ia menegaskan, peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak, termasuk pemerintah dan , untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi yang tidak hanya andal, tetapi juga mengedepankan aspek keselamatan.
“Kejadian kecelakaan kereta api ini jadi pelajaran yang sangat penting buat PT KAI dan kami, untuk bagaimana bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus memastikan rasa aman dan nyaman, dengan keselamatan sebagai prioritas utama,” tegasnya.
Berdasarkan kronologi awal, insiden bermula ketika KRL relasi Bekasi–Cikarang tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85. Rangkaian tersebut kemudian harus dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berhenti berdinas.
Dampaknya, petugas memberhentikan KRL lain dengan kode PLB 5568 yang mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur. Namun, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta–Surabaya tidak sempat berhenti sempurna sehingga terjadi tabrakan dengan rangkaian yang tengah berhenti.
Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak untuk memastikan proses evakuasi berjalan optimal. Evakuasi dilakukan secara bertahap, terukur, dan dengan kehati-hatian guna meminimalkan risiko tambahan.
Selain itu, pemerintah juga mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan oleh (KNKT) untuk mengungkap penyebab kecelakaan secara objektif dan independen. “Kami memberikan kesempatan kepada KNKT untuk melakukan investigasi secara objektif agar hasilnya bisa menjadi dasar evaluasi ke depan,” tukas Dudy.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
