Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 April 2026 | 21.23 WIB

Menhub Dudy Evaluasi Green SM Pasca Tabrakan Kereta Stasiun Bekasi Timur

Menhub Dudy Purwagandi. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengambil langkah tegas pasca insiden kecelakaan tragis yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam. Menhub menyatakan akan segera memanggil manajemen taksi Green SM untuk dimintai keterangan.

Langkah ini diambil sebagai bentuk evaluasi serius atas peristiwa yang menelan 14 korban jiwa tersebut. Menhub telah menginstruksikan jajaran di bawahnya untuk segera melakukan koordinasi dengan pihak pengelola taksi terkait.

"Tadi saya sudah minta Dirjen Perhubungan Darat untuk bertemu dengan pengelola taksi hijau (Green SM) tersebut untuk melakukan evaluasi. Mudah-mudahan tadi kalau jadi hari ini mestinya," ujar Dudy di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).

Fokus Investigasi KNKT

Terkait penyebab pasti kecelakaan, Dudy belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berspekulasi dan memilih untuk menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Nanti kita tunggu. Tadi kan saya sudah bilang tunggu KNKT," terangnya.

Kronologi Singkat Insiden

Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin (27/4) malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika sebuah unit taksi Green SM mengalami mogok di perlintasan kereta.

Situasi menjadi fatal saat KRL yang sedang berhenti untuk menanti situasi aman di Stasiun Bekasi Timur, ditabrak dari arah belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek. Sebelumnya, KRL tersebut juga diketahui sempat menabrak taksi yang mogok di jalur tersebut.

Menanggapi insiden ini, pihak manajemen Green SM telah memberikan pernyataan resmi melalui akun Instagram mereka, @id.greensm, pada Senin (27/4). Mereka menyatakan komitmennya untuk bersikap kooperatif terhadap proses hukum yang berjalan.

"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas," ucap pihak Green SM.

"Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung," tambahnya.

 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore