
Ilustrasi Monas di Jakarta. (Dok JawaPos.com)
JawaPos.com - Lembaga penelitian dan advokasi SETARA Institute merilis laporan Indeks Kota Toleran 2025. Dalam laporan tersebut, mereka mengungkap 10 kota di Indonesia dengan skor toleransi tertinggi. Namun, tidak ada Jakarta dan Surabaya dalam deretan 10 kota tersebut.
Berdasar keterangan resmi yang dikeluarkan oleh SETARA Institute, 10 kota di Indonesia dengan skor toleransi tertinggi terdiri atas:
Baca Juga:Piala Dunia 2026 dalam Bayang-Bayang Krisis: Harga Tiket, Imigrasi, dan Keamanan Jadi Sorotan
1.Salatiga
2. Singkawang
3. Semarang
4. Pematang Siantar
5. Bekasi
6. Sukabumi
7. Magelang
8. Kediri
9. Tegal
10. Ambon
Menurut Direktur Eksekutif SETARA Institute Halili Hasan, Kota Tegal dan Kota Ambon masuk dalam daftar 10 kota di Indonesia dengan skor toleransi tertinggi menandai dinamika penting dalam peta toleransi nasional. Apabila sebelumnya 10 besar itu diisi oleh kota-kota yang sudah mapan dalam tata kelola keberagaman, kini muncul kota-kota baru yang menunjukkan akselerasi signifikan.
”Artinya peringkat 10 teratas tidak eksklusif bagi kota-kota tertentu saja. Perubahan ini mengandung makna bahwa performa toleransi bukanlah status yang statis, melainkan hasil dari proses kebijakan yang dapat diperbaiki dan ditingkatkan, serta kolaborasi aktif antara pemerintah daerah, komunitas lintas iman, dan masyarakat sipil,” ungkap dia dikutip pada Kamis (23/4).
Dalam daftar tersebut, Jakarta dan Surabaya tidak masuk. Sedangkan Kota Tegal dan Kota Ambon merangsek masuk. Menurut Halili Kota Tegal mengalami kenaikan peringkat signifikan, hingga menembus peringkat 10 teratas. Lompatan itu menjadi catatan penting, mengingat pada IKT 2024 kota tersebut masih berada pada peringkat 39.
”Progresifitas kota Tegal dalam pemajuan toleransi ditopang pondasi regulatif melalui Perda Nomor Tahun 2024 tentang Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama,” jelasnya.
Sementara itu, Kota Ambon kembali masuk ke dalam komposisi 10 besar kota dengan skor toleransi tertinggi pada IKT 2025. Kembalinya Kota Ambon ke jajaran teratas tersebut secara substantif mengindikasikan adanya proses konsolidasi yang berhasil dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.
”Selain Tegal dan Ambon, 8 kota lainnya dalam komposisi 10 kota dengan skor toleransi tertinggi pada IKT 2025 merupakan kota-kota yang sama dengan 10 teratas pada IKT 2024,” ujarnya.
Meski terjadi dinamika perubahan posisi dalam daftar tersebut, kokohnya kota-kota tersebut dalam 10 peringkat teratas semakin menegaskan terjaga dan terus bersinerginya elemen-elemen kota dalam menjaga ekosistem toleransi. Mereka juga mampu menjaga kinerja 3 jenis kepemimpinan yang semakin promotif.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
