
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) memberikan keterangan pers usai menyerahkan laporan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), angkat bicara mengenai video ceramahnya mengenai Maluku dan Poso yang mendadak viral di media sosial.
JK menilai ada kejanggalan di balik ramainya video tersebut, terutama terkait waktunya yang berdekatan dengan langkah hukum yang ia ambil terhadap ahli digital forensik, Rismon Sianipar.
JK secara blak-blakan menaruh rasa curiga bahwa viralnya video tersebut bukan sebuah kebetulan. Ia menduga ada motif tertentu di balik serangan yang mengarah pada ceramahnya.
"Saya tidak menuduh politik, tetapi ini kenyataannya bahwa ini timbul setelah saya mengadukan Rismon," kata JK dalam jumpa pers di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).
Sebagaimana diketahui, Jusuf Kalla telah resmi melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri.
Laporan ini dilayangkan lantaran Rismon dituding melakukan fitnah dan pencemaran nama baik dengan menuduh JK mendanai kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
"Timbul lah ini. Sensitif sekali itu ijazah. Kenapa sih?" sambungnya.
JK juga menilai masalah ijazah Jokowi tersebut sudah terlalu lama berlarut-larut dan memecah belah masyarakat.
Menurutnya, masalah ini bisa diselesaikan dengan mudah, yakni Jokowi memperlihatkannya ke publik.
"Dan saya lihat itu asli, kenapa tidak dikasih lihat? Kenapa tidak dikasih lihat? Membiarkan masyarakat ini berkelahi diri sendiri, saling memaki masyarakat. Dua tahun," tegasnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
