
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, ditemui di Jakarta, Jumat (17/4). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, menyatakan masih menunggu waktu dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan hasil kajian dan evaluasi terhadap institusi Polri.
Jimly mengungkapkan, pihaknya telah menyelesaikan kajian dan laporan tersebut lebih dari dua bulan lalu. Namun hingga kini, pihaknya masih menanti jadwal untuk dapat bertemu langsung dengan Presiden.
“Sudah selesai kami kerjanya, tinggal menunggu waktu Presiden,” kata Jimly di Jakarta, Jumat (17/4).
Baca Juga:Evakuasi 8 Jenazah Korban Selesai, Basarnas Tutup Operasi SAR Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kalbar
Ia menjelaskan, laporan tersebut memang belum diserahkan kepada Presiden karena adanya kesepakatan untuk tidak menyampaikannya secara tertulis. Hal ini dilakukan guna menghindari potensi kebocoran informasi.
Komisi Percepatan Reformasi Polri sepakat bahwa hasil kajian akan disampaikan langsung melalui pertemuan tatap muka dengan Presiden.
Jimly memperkirakan pertemuan tersebut akan berlangsung dalam waktu dekat, mengingat Presiden Prabowo telah menyelesaikan rangkaian kunjungan luar negerinya ke Rusia dan Prancis.
“Karena ada usul supaya jangan diserahkan secara tertulis nanti bocor. Nanti kita tunggu waktu. Saya sudah janji, terakhir sesudah pulang dari Rusia dan Prancis akan segera dijadwalkan. Kita tunggu saja, yang jelas kami sudah selesai sejak dua bulan lalu,” jelasnya.
Namun, Jimly enggan mengungkap poin-poin utama dalam hasil kajian tersebut. Ia menegaskan bahwa laporan tersebut harus terlebih dahulu dibaca dan ditindaklanjuti oleh Presiden.
“Ada, tapi jangan dulu, karena perlu Presiden yang memutuskan. Sabar ya,” imbuhnya.
Sebelumnya, Komisi Percepatan Reformasi Polri aktif melakukan audiensi dengan berbagai elemen masyarakat untuk menghimpun masukan terkait reformasi Polri.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
