
Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan keterangan kepada awak media pada Selasa malam (17/3). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah mengungkap penyebab gugurnya 2 prajurit TNI di Lebanon Selatan pada Senin (30/3). Menurut Aulia, kedua prajurit meninggal dunia saat melaksanakan tugas bersama pasukan penjaga perdamaian untuk memberikan dukungan kepada pos yang sempat diserang oleh tentara Israel sehari sebelumnya (29/3).
Berdasar laporan yang diterima oleh Mabes TNI, Aulia menyampaikan bahwa 2 prajurit bernama lengkap Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU).
”Dalam rangka tugas memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1,” kata dia pada Selasa (31/3).
Baca Juga:9 Alasan Mengapa Hidup Menjadi Lebih Menarik Saat Seseorang yang Unik Hadir Menurut Psikologi
Dalam keterangannya, Aulia menyampaikan bahwa TNI duka cita mendalam atas gugurnya 2 orang Prajurit TNI serta 2 orang Prajurit TNI korban luka yang terjadi pada insiden di daerah penugasan UNIFIL di Lebanon Selatan. Dia menyatakan bahwa insiden fatal tersebut terjadi dalam 24 jam setelah insiden pertama menyebabkan 1 prajurit TNI gugur.
”Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi, dimana terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya Prajurit TNI atas nama Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan,” ucap Aulia.
Jenderal bintang dua TNI AD itu pun mengakui ada 2 prajurit lain yang terluka dalam insiden tersebut. Yakni Lettu Infanteri Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto. Keduanya sudah dievakuasi dan kini telah dalam penanganan medis di Rumah Sakit St. George Beirut, Lebanon.
Kepada awak media, Aulia menekankan bahwa penugasan Pasukan Pemeliharaan Perdamaian di bawah PBB tetap mengutamakan keselamatan prajurit. Salah satunya dengan cara meningkatkan kewaspadaan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) UNIFIL.
”Untuk mengetahui penyebab insiden tersebut UNIFIL saat ini sedang melaksanakan investigasi, TNI juga terus memonitor perkembangan situasi serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi dihadapkan pada dinamika di Daerah Misi Lebanon,” jelas dia.
Sebelumnya diberitakan bahwa Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Operasi Perdamaian Jean Pierre Lacroix mengutuk keras insiden yang terjadi di wilayah Lebanon Selatan beberapa hari belakangan. Sebabnya tidak lain karena 3 prajurit TNI gugur di tengah-tengah eskalasi konflik antara Israel dengan Hizbullah.
Lacroix mengungkapkan bahwa 2 orang prajurit TNI yang bertugas sebagai penjaga perdamaian meninggal dunia pada hari yang sama ketika sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan di Sektor Timur. Tidak hanya itu, 2 korban lainnya dilaporkan mengalami luka-luka. Insiden itu terjadi pada Senin (30/3), persis sehari setelah 1 orang prajurit TNI gugur pada Minggu (29/3).

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
