
Suasana arus balik di gerbang tol Cikampek Utama 2, Selasa (24/3) malam. (Jasa Marga)
JawaPos.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek arah Jakarta, Jumat (27/3).
Skema lawan arus ini mulai diterapkan sejak pukul 08.49 WIB, mencakup titik KM 70 sampai dengan KM 47. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya volume kendaraan secara signifikan yang menuju arah Ibu Kota.
Penerapan contraflow ini merupakan hasil kolaborasi antara JTT dan pihak Kepolisian. Diharapkan pergerakan kendaraan tetap lancar di tengah kepadatan arus balik Idulfitri 1447 H.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menjelaskan, langkah ini adalah bentuk pelayanan demi kenyamanan pemudik.
"JTT mendukung penuh kebijakan rekayasa lalu lintas yang ditetapkan oleh Kepolisian guna memastikan arus kendaraan tetap bergerak optimal, khususnya pada periode arus balik yang mengalami peningkatan volume kendaraan," ujar Ria, Jumat (27/3).
Optimalkan 22 Gardu Tol di Cikampek Utama
Tidak hanya rekayasa di jalur utama, Jasa Marga juga mempercepat proses transaksi di gerbang tol agar tidak terjadi penumpukan. Di Gerbang Tol Cikampek Utama, sebanyak 22 gardu arah Jakarta kini dioperasikan secara maksimal.
Petugas operasional juga telah disiagakan di berbagai titik strategis untuk mengatur lalu lintas dan membantu pengguna jalan yang mengalami kendala di lapangan.
Tips Aman saat Arus Balik
Bagi Anda yang sedang berada di perjalanan menuju Jakarta, pihak JTT memberikan beberapa imbauan penting:
- Cek Saldo E-Toll: Pastikan saldo uang elektronik cukup untuk menghindari hambatan di gerbang tol.
- Kondisi Fisik & Kendaraan: Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan pengemudi cukup istirahat.
- Patuhi Petugas: Ikuti rambu-rambu dan arahan petugas di area contraflow demi keselamatan bersama.
-Pantau Update: Gunakan aplikasi Travoy atau hubungi One Call Center Jasa Marga di 133 untuk informasi real-time.
