
Presiden Prabowo Subianto. (ANTARA/YouTube Setpres)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, merupakan tindakan kriminal serius yang dapat dikategorikan sebagai terorisme. Ia meminta agar kasus tersebut diusut tuntas hingga ke dalang di baliknya.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam sesi tanya jawab bersama jurnalis di kediamannya, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/3). Prabowo secara tegas mengecam keras aksi tersebut.
“Ini adalah terorisme. Ini tindakan biadab. Harus kita kejar. Harus kita usut,” tegas Prabowo.
Ia menekankan, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan. Aparat penegak hukum, harus mampu mengungkap aktor intelektual di balik peristiwa tersebut, termasuk pihak yang memerintahkan dan mendanai aksi tersebut.
Prabowo juga menegaskan bahwa negara tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan terhadap warga negara, termasuk terhadap aktivis yang menyuarakan kritik. Ia memastikan, jika terdapat keterlibatan aparat dalam kasus tersebut, maka proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu.
“Tidak akan ada impunitas. Saya menjamin,” ujarnya.
Prabowo menambahkan, komitmennya adalah menegakkan hukum dan memastikan Indonesia tetap menjadi negara yang beradab.
“Saya ingin menegakkan hukum. Saya ingin Indonesia yang beradab. Tidak boleh ada tindakan seperti ini,” tegasnya.
Sementara itu, beberapa hari setelah kejadian, Polri bersama Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah mengamankan empat oknum prajurit TNI yang diduga terlibat dalam aksi penyiraman air keras tersebut.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
