
Aktivis Feri Amsari hingga mantan Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas menyoroti lunturnya intrgritas pemimpin bangsa, dalam diskusi yang digelar di Jakarta. (Istimewa)
JawaPos.com – Gelombang kegelisahan terhadap arah masa depan bangsa terus menguat melalui berbagai diskusi lintas generasi.
Bila sebelumnya digelar bersama mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), forum diskusi terbaru kembali menegaskan kebutuhan mendesak akan kembalinya “kepemimpinan intrinsik” sebagai fondasi perbaikan nasional.
Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, menilai krisis multidimensi yang terjadi saat ini berakar pada memudarnya standar moral para pemimpin.
Ia menyebut, kepemimpinan kini lebih banyak bertumpu pada otoritas formal dibandingkan integritas.
Baca Juga:Puspom TNI Cari Dalang Penyiraman Air Keras Terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus
“Dalam masa depan yang penuh tantangan, kita membutuhkan pilar kepemimpinan intrinsik. Pemimpin harus memiliki rekam jejak dan integritas yang kokoh, bukan sekadar menggunakan otoritas secara tidak bijaksana,” kata Sudirman, Rabu (18/3).
Ia juga menyoroti menurunnya kualitas sumber kepemimpinan, yang kini cenderung digantikan oleh praktik kekuasaan yang tidak partisipatif.
Krisis kepemimpinan tersebut, lanjutnya, berdampak langsung pada penentuan prioritas negara, terutama di sektor pertahanan.
Jenderal TNI (Purn) Endriartono Sutarto memberikan kritik terhadap kebijakan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dinilai belum berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
“Negara tidak hanya berkewajiban menjaga kedaulatan, tetapi juga menyejahterakan rakyat. Lebih baik kita memaksimalkan alat yang ada agar mumpuni, daripada membeli banyak namun cepat usang,” tegas mantan Panglima TNI itu.
Ia juga mempertanyakan penambahan struktur dan pangkat di tengah stagnasi anggaran yang justru berpotensi mengurangi kesejahteraan prajurit di tingkat bawah.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
