
Menko Polkam Djamari Chaniago saat memeriksa kesiapan stasiun dan bandara di Yogyakarta menjelang arus mudik tahun ini. (Kemenko Polkam)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengecek kesiapan stasiun dan bandara di Yogyakarta menjelang masa mudik lebaran.
Dalam kesempatan tersebut, Djamari mengingatkan seluruh petugas agar memastikan ketepatan jadwal pemberangkatan. Sebab, itu sangat vital bagi pemudik.
Kepada seluruh petugas yang akan bekerja selama periode arus mudik, Djamari menitipkan pesan agar mereka melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.
Sehingga arus mudik dan balik tahun ini akan berjalan aman dan lancar. Khusus untuk petugas bandara, dia meminta mereka tidak menutup diri jika ada maskapai yang ingin membuka penerbangan selama 24 jam.
”Hal yang kritis adalah apabila ada satu penerbangan yang delay, maka informasinya harus cepat. Kapan pesawat akan diberangkatkan atau apakah ada penggantinya, itu masyarakat harus tahu,” kata dia dikutip pada Kamis (5/3).
Dengan demikian, hubungan petugas bandara dengan maskapai penerbangan juga harus terjalin setiap saat, setiap hari, dan mungkin setiap jam.
Sementara kepada petugas di Stasiun Yogyakarta, Djamari mengingatkan bahwa bekerja di sektor layanan publik, terlebih transportasi, memiliki konsekuensi tidak bisa merasakan libur saat hari raya.
Meski demikian, dia menyampaikan bahwa pembagian tugas tetap harus dilakukan dengan sebaik-baiknya agar tidak ada petugas yang kelelahan.
”Atur pembagian tugas dengan baik, jangan sampai menimbulkan kelengahan, kelelahan, dan kejenuhan. Jika itu terjadi maka akan menimbulkan kecelakaan dan itu bisa bergulir menjadi besar, seolah-olah pekerjaan kita yang begitu bagus menjadi tidak berguna,” pesannya.
Djamari juga meminta PT KAI berkomunikasi dengan forkopimda untuk menjamin kelancaran tugas melayani masyarakat.
Dia percaya, seluruh pegawai yang bekerja di bandara dan stasiun mampu melaksanakan tugas selama arus mudik dengan baik karena tugas tersebut merupakan bentuk dedikasi untuk kepentingan rakyat.
”Pesan saya sekali lagi jangan bosan, jangan lelah, dan jangan jenuh untuk melayani masyarakat kita,” ujarnya.
Berdasar data dari Pemerintah DIY, jumlah pemudik yang akan masuk ke Yogyakarta tahun ini diperkirakan mencapai angka delapan juta orang.
