Anies Baswedan hadiri perayaan satu tahun ormas Gerakan Rakyat, Jumat (27/2). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat resmi menapakkan kaki ke panggung politik praktis. Setelah genap berusia satu tahun pada 27 Februari 2026, kelompok ini bertransformasi menjadi partai politik.
Namun, pertanyaan besar yang muncul di benak publik adalah: bagaimana nasib Anies Baswedan? Apakah Anies otomatis menjadi anggota atau kader partai Gerakan Rakyat ini?
Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid mengungkapkan, hingga kini pihaknya masih fokus dalam proses administrasi untuk menjadi badan hukum partai politik. Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar pada Januari lalu.
Sahrin menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melengkapi syarat formil sesuai regulasi Kementerian Hukum.
"Alhamdulillah kami telah lengkap di 38 (provinsi) dengan SK terakhir yang kita terbitkan adalah SK Dewan Pimpinan Wilayah Sulawesi Utara," ujar Sahrin Hamid.
Secara statistik, syarat kepengurusan di tingkat daerah sudah hampir rampung. Di tingkat Provinsi (DPW) telah terbentuk 100% (38 Provinsi). Sementara ditingkat Kabupaten/Kota (DPD) telah melampaui batas minimum 75% atau setara 462 daerah. Dan di tingkat Kecamatan telah mencapai 2.346 kecamatan.
"Kurang sekitar 800 (Kecamatan) lagi untuk memenuhi syarat 50%," jelasnya.
Status Anies Baswedan: Kader atau Bukan?
Mengenai posisi Anies Baswedan di dalam struktur partai, Sahrin Hamid memberikan penjelasan terkait susunan organisasi yang sedang dibangun. Hingga saat ini, fokus utama masih pada pemenuhan syarat legalitas di tingkat pusat dan daerah.
"Terkait dengan struktur kami belum sampai kepada struktur yang karena kita baru memiliki yang kita sebut dengan struktur teritori," jelas Sahrin.
Ia menambahkan bahwa saat ini pengurus yang didaftarkan baru sebatas elemen yang disyaratkan oleh undang-undang.
"Sehingga yang baru kami susun adalah Dewan Pimpinan Pusat dan Mahkamah Partai," tegasnya.
Meski belum ada pengumuman resmi mengenai posisi spesifik Anies dalam kartu tanda anggota (KTA) partai.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
