
Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban longsor di Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Jabar, pada Selasa (27/1). (Basarnas)
JawaPos.com - Operasi SAR korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar) kembali membuahkan hasil. Pada Rabu (4/2), Tim SAR Gabungan menemukan 7 bodypack atau kantong jenazah.
Dengan tambahan 7 bodypack tersebut, total sudah 91 bodypack yang ditemukan dan dievakuasi sejak operasi SAR berlangsung pada Sabtu (24/1). Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi SAR hari ke-12 itu dilaksanakan secara terukur dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan personel sebagai prioritas utama.
Berdasar hasil evaluasi dan analisis lapangan, operasi hari ini fokus pada area-area potensial yang telah ditetapkan dalam rencana operasi. "Dari sisi kondisi lapangan, cuaca hari ini terpantau cerah dan cukup kondusif, sehingga sangat mendukung kelancaran aktivitas pencarian dan evakuasi korban.
Kondisi cuaca yang stabil memungkinkan Tim SAR Gabungan bekerja lebih optimal di seluruh worksite yang telah ditentukan," ungkap dia.
Sebanyak 7 bodypack itu ditemukan di beberapa worksite. Yakni Worksite A2 sebanyak 1 bodypack, Worksite A3 sebanyak 4 bodypack, dan Worksite B2 sebanyak 2 bodypack.
Sehingga sejak Sabtu (24/1) sampai Rabu (4/2) total sudah ada 92 bodypack yang ditemukan dan dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dari lokasi terdampak longsor tersebut. Berkaitan dengan perkembangan proses identifikasi korban, berdasar data resmi dari Tim DVI pukul 16.30 hari ini, Ade Dian menyampaikan bahwa sebanyak 68 korban telah berhasil diidentifikasi dari total 71 bodypack yang telah diperiksa oleh Tim DVI.
Sementara 21 bodypack lainnya masih dalam proses identifikasi lanjutan dan akan terus ditangani sesuai prosedur yang berlaku. "Bodypack teridentifikasi (oleh) Tim DVI per tanggal 4 Februari pukul 16.30 WIB sebanyak 68 jiwa, 21 bodypack masih dalam proses identifikasi," imbuhnya.
Ade Dian mengakui bahwa data korban dan proses identifikasi merupakan hal yang sangat sensitif. Karena itu, seluruh informasi yang disampaikan oleh Tim SAR Gabungan kepada publik selalu mengacu pada hasil verifikasi resmi dari Tim DVI.
Tujuannya semata-mata agar informasi tersebut akurat, bertanggung jawab, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. "Sehubungan dengan hal tersebut, operasi SAR akan tetap dilanjutkan sesuai masa tanggap darurat, dengan evaluasi harian serta penyesuaian rencana operasi secara dinamis, menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan," kata dia.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
