
Tim SAR gabungan di Bandung Barat sudah evakuasi 55 bodypack korban longsor, hingga Kamis (29/1). (istimewa)
JawaPos.com - Tim SAR Gabungan telah menemukan dan mengevakuasi sebanyak 83 bodypack atau kantong jenazah korban longsor di Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar). Namun, operasi SAR tetap berlanjut sampai masa tanggap darurat bencana berakhir.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menyampaikan hal itu usai menuntaskan operasi SAR hari ini (2/2). Dia menjelaskan bahwa dalam pencarian pada hari ke-10 tersebut, pihaknya menemukan 7 bodypack korban. Masing-masing ditemukan di Worksite Sektor B2 sebanyak 5 bodypack, Sektor A3 1 bodypack, dan Sektor A2 1 bodypack.
”Temuan itu menunjukkan bahwa strategi pencarian yang diterapkan masih efektif, dan seluruh worksite memberikan hasil positif,” kata dia.
Secara kumulatif, Ade Dian menyatakan bahwa jumlah 83 bodypack sudah melampaui data korban hilang yang tercatat sebanyak 82 orang. Namun hasil identifikasi Tim DVI ada lebih dari satu bodypack yang memiliki identitas tunggal. Karena itu, jumlah bodypack sudah melampaui data korban hilang yang disampaikan kepada Tim SAR Gabungan.
”Terkait proses identifikasi korban, berdasarkan data DVI hingga 2 Februari 2026 pukul 16.20 WIB, telah dilakukan identifikasi terhadap 63 bodypack, dengan rincian 61 korban telah teridentifikasi dan 20 bodypack masih dalam proses identifikasi lanjutan,” terang dia.
Secara lebih terperinci, Ade Dian menjelaskan bahwa dari 61 korban yang teridentifikasi sebanyak 45 diantaranya sesuai dengan data dalam daftar korban hilang. Kemudian ada 2 korban yang teridentifikasi namun datanya tidak ada dalam daftar pencarian korban, mereka adalah tamu yang datang saat longsor terjadi.
”14 korban lainnya teridentifikasi, namun namanya tidak termasuk dalam 80 daftar nama dalam pencarian,” jelasnya.
Dengan demikian, sampai saat ini masih ada 35 korban yang belum dapat dipastikan identitasnya, diantaranya 20 korban dalam bentuk bodypack yang telah ditemukan namun belum teridentifikasi. Karena itu, Tim SAR Gabungan berkonsolidasi dengan Incident Commander dan perwakilan Tim DVI. Atas direktif penuh kepala Basarna, disepakati bahwa operasi pencarian tetap dilanjutkan hingga masa tanggap darurat selesai.
”Namun daftar dalam pencarian tidak lagi menjadi target absolut, melainkan digunakan sebagai data pembanding dalam evaluasi operasi,” imbuhnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
