Tim SAR gabungan di Bandung Barat sudah evakuasi 55 bodypack korban longsor, hingga Kamis (29/1). (istimewa)
JawaPos.com - Operasi SAR korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar) hari ini, Kamis (29/1) berbuah hasil temuan sebanyak 3 bodypack atau kantong jenazah. Dengan tambahan 3 kantong jenazah itu, total sudah ada 56 kantong jenazah yang ditemukan sejak bencana alam tersebut terjadi pada Sabtu (24/1) dini hari.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menyampaikan hal itu kepada awak media. Dia menyampaikan bahwa kondisi di lokasi pencarian korban hilang hari ini hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi cuaca itu sedikit banyak berpengaruh terhadap operasi SAR yang dilaksanakan sejak pagi hari. Tim SAR Gabungan harus bersabar dan ekstra hati-hati.
”Cuaca tidak menentu, visibilitas terbatas, serta meningkatnya kejenuhan tanah yang berdampak pada tingginya potensi longsor susulan. Berdasarkan asesmen tim keselamatan dan pemantauan lapangan, operasi SAR hari ini dilaksanakan secara selektif dengan pola on dan off, dengan keselamatan personel sebagai prioritas utama,” terang dia.
Ade Dian menegaskan, langkah itu diambil untuk memastikan operasi SAR berlangsung dengan risiko paling kecil bagi setiap personel. Untuk itu, pencarian korban hilang hanya dilaksanakan pada waktu-waktu yang dinilai aman. Pihaknya juga tidak segan menghentikan sementara operasi SAR apabila terjadi peningkatan curah hujan, perubahan kondisi lereng, maupun indikasi bahaya di area kerja.
”Memasuki siang hingga sore hari ini, tim SAR gabungan berhasil menemukan beberapa korban,” ujarnya.
Total korban yang ditemukan sebanyak 3 kantong jenazah. Temuan pertama pada pukul 13.21 WIB di Worksite Sektor B1. Menurut Ade Dian, temuan itu merupakan jenazah lama. Namun demikian, pihaknya tetap melaksanakan evakuasi agar jenazah itu dapat dikebumikan kembali secara layak oleh pihak keluarga.
”Namun secara pendataan, tidak kami masukkan ke dalam data temuan Bodypack korban akibat longsoran,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ade Dian menyatakan bahwa temuan kedua pada pukul 14.32 WIB di Worksite Sektor A1 dan temuan ketiga pada pukul 15.00 WIB di worksite dan sektor yang sama. Dengan tambahan temuan tersebut, dia menyatakan bahwa Tim SAR Gabungan sudah berhasil menemukan dan mengevakuasi sebanyak 55 bodypack korban longsor di Bandung Barat.
”Berdasar data dari Tim DVI per pukul 16.00 WIB, proses identifikasi telah mencapai 41 jiwa dari total 42 bodypack yang masuk dalam proses pemeriksaan tahap identifikasi terakhir, dan masih terus dilanjutkan secara intensif,” kata dia.
Tim SAR Gabungan memastikan, operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan fokus pada korban hilang yang belum ditemukan. Untuk itu, dia meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar proses pencarian korban yang masih belum ditemukan berjalan dengan aman, lancar, dan tanpa gangguan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
