
Wakil Ketua Umum Satgassus Garuda, Yasbun, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (27/1) malam. (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com – Bencana banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir November 2025 meninggalkan dampak luas bagi masyarakat. Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Garuda dibentuk untuk membantu mempercepat pemulihan daerah-daerah terdampak bencana.
Wakil Ketua Umum Satgassus Garuda, Yasbun, menjelaskan pembentukan Satgassus Garuda merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Presiden untuk mempercepat pemulihan pascabencana di wilayah Aceh dan Sumatera.
“Terkait hal ini, kami membentuk Satgassus Garuda atas arahan atau petunjuk Bapak Presiden untuk membantu pemulihan pascabencana di Sumatera,” kata Yasbun dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (27/1) malam.
Dalam pelaksanaannya, Michael Angelo Langie ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana pemulihan bencana Aceh–Sumatera. Yasbun menegaskan, Satgassus Garuda tidak menetapkan tenggat waktu tertentu, namun berkomitmen mempercepat proses pemulihan dengan sumber daya yang tersedia.
“Targetnya secepat mungkin, tetapi kami tidak bisa menjanjikan waktu tertentu. Yang jelas, kami berupaya mempercepat pemulihan sesuai dengan kemampuan yang ada,” ucapnya.
Ia menambahkan, fokus kerja Satgassus Garuda diarahkan pada pemulihan infrastruktur, serta bantuan logistik bagi masyarakat terdampak. Kehadiran satgas ini juga dimaksudkan untuk melengkapi peran satgas lain yang telah lebih dahulu bekerja di lapangan.
“Kami hadir untuk melengkapi apa yang masih kurang, misalnya di bidang teknologi informasi. Ini sangat krusial karena saat bencana terjadi, komunikasi sering kali terputus,” jelas Yasbun.
Menurutnya, Satgassus Garuda diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan jaringan komunikasi di wilayah terdampak agar koordinasi penanganan bencana dapat berjalan lebih optimal.
Satgassus Garuda yang dibentuk pada pertengahn Januari 2026 ini tengah melakukan persiapan dengan menyusun kebutuhan bantuan dan logistik yang paling dibutuhkan masyarakat.
“Langkah awal kami adalah melakukan survei kebutuhan mendesak di lapangan, kemudian konsolidasi dan evaluasi untuk menentukan tindak lanjut yang dapat kami lakukan,” paparnya.
Terkait pendanaan, Yasbun memastikan dana operasional Satgassus Garuda tidak bersumber dari anggaran pemerintah. Seluruh bantuan dihimpun melalui donasi masyarakat dan pihak swasta.
“Kami tidak meminta dana dari pemerintah. Sumber dana berasal dari donasi pihak-pihak yang tergerak hatinya untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh,” pungkasnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
