
Petugas PSDKP mengiringi proses pemakaman jenazah Capt. Andy Dahananto pilot pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di TPU Ranca Sadang, Desa Sodong, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
JawaPos.com-Suasana khikmat dan haru keluarga mengiringi proses pemakaman jenazah Capt Andy Dahananto pilot senior Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di tempat pemakaman umum (TPU) Ranca Sadang, Desa Sodong, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten pada Minggu siang (25/1).
Sejumlah regu dari tim Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) mengiringi proses pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Capt Andy ke peristirahatan terakhir setelah gugur dalam melaksanakan tugas.
Dalam proses upacara pemakaman ini, dipimpin langsung Komandan Kapal Pengawas Akarbahar 01, Manuel, yang dilanjutkan penyerahan jenazah oleh pihak keluarga korban.
Setelah rangkaian penyerahan, tim regu PSDKP kemudian membawa peti jenazah ke liang lahat yang selanjutnya diberikan penghormatan terakhir terhadap almarhum.
Disamping itu, keluarga mendiang Capt Andy Dahananto, yang hadir yakni istri, kedua anak hingga adik korban melantunkan doa dan isak haru saat mengiringi penyemayaman jenazah.
Sebagai rangkaian akhir pemakaman, Komandan Kapal Pengawas Akarbahar 01 menandai dengan penaburan bunga yang dilanjutkan oleh pihak keluarga korban.
Adik Ipar Capt. Andy Dahananto, Agus Mahardiyanto menyampaikan terimakasih kepada pemerintah atas penghargaan dan upaya pencarian jenazah korban sampai ditemukan.
Keluarga juga, meminta maaf bila selama masa hidup almarhum terdapat kesalahan dan kelalaian yang tanpa disadari.
"Saya mewakili keluarga mengucapkan apresiasi atas upaya dan penghargaan pemerintah kepada almarhum sampai dengan pengembalian dan pengantaran terus dikawal," ungkap dia.
Andy merupakan salah satu pilot yang menjadi korban kecelakaan udara di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Total terdapat enam korban kru pesawat diantaranya bersama co-pilot Muhammad Farhan Gunawan, kru pesawat Hariadi, Restu Adi, Dwi Murdiono, Florencia Lolita, Esther Aprilita.
Sebelum dikembalikan ke rumah duka, jenazah Capt Andy diterbangkan dari Makassar pada pukul 21.30 WIT menuju Jakarta dengan ketibaan melalui Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten pada Sabtu malam (24/1).
Sebelumnya, Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi seluruh korban Pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di wilayah pegunungan Bulusaraung, Kabupateh Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Telah teridentifikasi seluruh korban sebanyak 10 orang, terdiri atas tujuh kru dan tiga penumpang," ujar Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro di Makassar.
Dia menyebutkan, dari total 11 kantong yang diterima tim DVI dari tim SAR setelah evakuasi dari pegunungan tersebut, berdasarkan identifikasi tim DVI ditemukan kecocokan identitas 10 orang sesuai dengan manifest diantaranya Yoga Nouval Prakoso (penumpang) pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) selaku operator foto udara, Ferry Irawan usia 41 tahun sebagai pegawai KKP (penumpang).
Kemudian, Muhammad Parhan Gunawan selaku Co-Pilot pesawat ATR 42-500. Body Part atau bagian tubuh yang teridentifikasi sebagai Hariadi usai selaku kru pesawat.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
